Tim Putri Indonesia Lolos ke Final Turnamen Catur Asia Online 2020

Irene Kharisma Sukandar dan kawan-kawan sudah pernah bertemu dengan India pada babak kualifikasi dan kalah 1-3.
Ramses Rianto Manurung - Sport,Sabtu, 24-10-2020 17:22 WIB
Tim Putri Indonesia Lolos ke Final Turnamen Catur Asia Online 2020
Pecatur putri andalan Indonesia, MI (gelar pria) Medina Warda Aulia bersama Kabi Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem/ist

Cisarua, Nusantaratv.com-Tim Catur Putri Indonesia berhasil menorehkan prestasi luar biasa di ajang turnamen catur beregu Asia online 2020 (Asian Online Nations Chess Cup 2020). Master Internasional (MI-gelar pria) Irene Kharisma Sukandar dan kawan-kawan lolos ke babak final.

Sukses tersebut diraih dengan mengalahkan tim kuat Filipina dua kali dengan skor yang sama 2,5-1,5 (skor akhir 5-3) pada babak semi final, Sabtu (24/10/2020).

Di final besok Minggu (25/10/2020), Tim Putri Indonesia akan berhadapan dengan unggulan utama India yang membantai Mongolia, 3,5-0.5 dan 4-0.
 
Irene Kharisma Sukandar dan kawan-kawan sudah pernah bertemu dengan India pada babak kualifikasi dan kalah 1-3.

Menurut Kabid Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem kekalahan yang diderita Tim Putri Indonesia atas India pada babak kualifikasi lebih bersifat mental ketimbang teknik.

"Karena di meja tiga mestinya Chelsie (Master Internasional Wanita Chelsie Monica Sihite) bisa mengalahkan MI Padmini Rout. Chelsie punya dua kali kesempatan mengorbankan kudanya di petak d5 dan kemudian di petak f5. Tapi keduanya tidak dilakukan karena tidak menemukan kepastian menangnya," papar Kristianus Liem yang juga menjabat sebagai Kapten Tak Bermain Tim Catur Putra Indonesia pada turnamen catur Asia online 2020.

Baca juga: Target Awal Tercapai, Tim Catur Indonesia Bidik Semi Final 
 
"Saya lihat korban kuda di f5, tapi tidak melihat peluang menangnya. Karena takut keliru tidak jadi saya jalankan," tutur Chelsie usai laga lawan MI Padmini Rout. 

Lolosnya MI Padmini Rout dari kekalahan dalam pertandingan lawan Chelsie juga dibahas oleh situs catur terkenal di India, Chessbase India.

"Padahal korban kuda di d5 atau di f5 itu akan menuju serangan dahsyat yang biasanya justru ciri khas permainan Chelsie. Chessbase India melaporkan "Padmini Coming Back from the Dead" tutur Kristianus Liem.  

"Jadi final besok masih akan seru," tandas Kris.

Asian Chess Federation atau Federasi Catur Asia  menyediakan total hadiah sebesar 20,000 Dollar AS (sekitar Rp 300 juta) bagi delapan tim teratas putra dan putri.

Tim Catur Indonesia dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto sebagai chef de Mission dan didampingi Wakil Ketua Umum Ichsan Sulystio sebagai Manajer Tim, Kristianus Liem sebagai Kapten Tim Putra dan Yoseph Majella sebagai Kapten Tim Putri. 

Sama seperti pada Olympiad Chess Online yang lalu, Tim Catur Indonesia bermarkas di Wisma DPR RI di Cisarua Bogor. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0