Tiga Pesan Penting di Haornas 2020

Ketiga pesan tersebut juga tak lepas dari arahan Presiden Joko Widodo
Arfa Gandhi - Sport,Kamis, 10-09-2020 01:45 WIB
Tiga Pesan Penting di Haornas 2020
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali / Foto: Arf18

Jakarta, Nusantaratv.com - Gelaran Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2020 sukses digelar dengan menerapkan protokol kesehatan di Gedung POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Rabu, (9/9/2020) malam.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pun mennyampaikan ada tiga pesan penting dalam Haornas tahun ini.

Ketiga pesan tersebut juga tak lepas dari arahan Presiden Joko Widodo yang meminta agar seluruh stakeholder olahraga berserta beberapa Menteri terkait untuk mendorong pentingnya penerapan sport science, sport tourism dan sport industry.

"Bila kita ingin memacu prestasi olahraga maka sport science yang harus mendampingi pembinaan olahraga di Tanah Air," kata Zainuddin Amali saat memberikan sambutannya.

Menurutnya, sport science dapat mengukur dengan tepat sehingga dapat menjadi standar dan panduan bagi pembinaan atlet. Apalagi, Indonesia berkeinginan menjadi tuan rumah Olimpiade pada tahun 2032 mendatang.

"Maka harus sejak saat ini talenta muda yang usia 10-13 tahun sudah disiapkan menjadi atlet andalan dengan pendampingan sport science yang tepat," ujarnya.

Menteri asal Gorontalo itu juga menegaskan pentingnya sport tourism. Sebab, hal tersebut mampu menjadi sumber devisa negara.

Dan, Indonesia harus bisa mencontoh berbagai negara yang menyediakan paket wisata olahraga untuk wisatawan mancanegara.

"Kondisi alam Indonesia baik daratan, lautan, pegunungan, cuaca yang sangat mendukung untuk menjadi daerah tujuan wisata olahrga atau sport tourism," jelasnya.

Selanjutnya sport industry. Seperti yang diungkapkan Presiden Jokowi, bahwa olahraga mampu mendongkrak perekonomian di Tanah Air.

Untuk itu, Zainudin pun menegaskan bahwa kegiatan olahraga tidak bisa dipisahkan dengan industri, baik industri barang atau peralatan olahrga ataupun industri jasa atau pengelolaan kegiatan olahraga.

Menurutnya, hingga saat ini Indonesia belum menggali potensi industri terkait olahraga secara optimal. Pasalnya, kebutuhan peralatan olahraga masih banyak yang berasal dari luar negeri.

"Kalangan industri harus sudah mulai sosialisasikan kepada stakeholder olahraga untuk semaksimal mungkin menggunakan peralatan olahraga produksi dalam negeri," katanya.

Dan, dalam mensukseskan sport science, sport tourism dan sport industry, sebelumnya Kemenpora juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan kementerian dan lembaga terkait.

Hal ini guna mensinergikan peran dari masing-masing kementerian lembaga dengan seluruh kegiatan olahraga secara optimal.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0