Pelaksanaan Mukernas Pertina Virtual Dinilai Amburadul

19 pengprov Pertina berharap mukernas ini menentukan jadwal dan tempat pelaksanaan Musyawarah Nasional
Arfa Gandhi - Sport,Kamis, 12-11-2020 19:45 WIB
Pelaksanaan Mukernas Pertina Virtual Dinilai Amburadul
Peserta Mukernas virtual PP Pertina / Foto: Arf18

Nusantaratv.com - Pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Pertina yang digelar secara virtual, Kamis (12/11/2020) dinilai amburadul.

Pasalnya, jadwal pelaksanaan molor lebih dari 2 jam dan adanya tindakan panitia mematikan mikropon saat peserta menyampaikan pendapat.

"Pelaksanaan Mukernas Pertina virtual bukan hanya tidak siap tapi terkesan amburadul. Sudah jadwalnya molor ditambah lagi adanya mikropon yang dimatikan saat peserta berbicara," kata Sekretaris Pengprov Pertina Sulawesi Selatan (Sulsel), Adam Taka Simanjuntak yang ditemui di Hotel Arya Duta Jakarta.

Penilaian yang sama juga disampaikan Sekretaris Pengprov Pertina Aceh, Syarkawi Yuzan. "Kita hadir di Mukernas untuk berbicara malah mikropon sesukanya dimatikan. Keputusan yang diambil juga dilakukan secara sepihak tanpa menyampaikan materi kepada peserta," timpalnya. 

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Pengprov Kalimantan Barat, Ramli Ramlan menyesalkan terjadinya hal yang tidak mengenakkan dalam pelaksanaan Mukernas Pertina tersebut.

"Harusnya pelaksanaan Mukernas ini dijalankan secara benar karena dipantau langsung oleh Bidang Organisasi KONI Pusat. Ini kan bisa menjadi catatan tersendiri," katanya.

Adam Taka Simanjuntak yang pemegang mandat sebagai peserta Mukernas virtual hadir bersama utusan 19 Pengprov Pertina lainnya.

Mereka juga berharap Mukernas ini menentukan jadwal dan tempat pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Pertina.

Menurut Adam, kepastian pelakaanaan Munas Pertina sangat penting. Sebab, pada Rakernas di Cisarua Bogor Desember 2019 sudah ditetapkan pelaksanaan Munas Pertina 2-3 Mei 2020.

Namun, PP Pertina memundurkan jadwalnya menjadi 5-6 Agustus 2020 dengan alasan pandemo Covid-19. 

Rencana ini pun, kata Adam, bukan hanya batal tetapi PP Pertina di bawah kepemimpinan Irjen Pol Jhony Asadoma meminta perpanjangan masa kepengurusan kepada KONI Pusat hingga 23 Desember 2020.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0