Singkirkan Tesla Model 3, Hong Guang Mini Jadi Mobil Listrik Terlaris

Mobil Listrik Hong Guang Mini Memiliki Kecepatan Maksimal 100 Km/Jam.

Mobil Listrik Hong Guang Mini. (Carscoops)

Nusantaratv.com - Kendaraan listrik kecil Hong Guang Mini menjadi mobil listrik paling laris di China. Mobil mungil ini menyingkirkan Tesla. Pada Januari lalu, penjualannya dua kali lebih banyak dibandingkan mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) itu.

Mengutip BBC, Jumat (26/2/2021), Hong Guang Mini dibanderol dengan harga 4.500 dolar AS atau sekitar Rp64 juta, model paling murah tanpa dibekali sistem pendingin udara (AC). Sedangkan bagi mereka yang ingin fitur AC harus mengeluarkan dana sebesar 5.000 dolar AS (Rp71 juta). 

Kendaraan listrik Hong Guang Mini diproduksi perusahaan milik negara, SAIC, yang bermitra dengan pabrikan asal AS, General Motors (GM) serta pabrikan otomotif lokal, Wuling.

Kendati baterai, jarak tempuh, dan kinerja Hong Guang Mini ini kalah dengan Tesla, namun kata pakar mobil, kendaraan ini unggul dari sisi harga serta kepraktisan.

Mobil China ini memiliki kecepatan maksimal 100 km/jam dan sanggup menampung sebanyak empat orang. Pada enam bulan kedua 2020, Hong Guang Mini terjual 112.000 unit, membuatnya sebagai mobil listrik terlaris kedua setelah Tesla Model 3, yang dibuat di Shanghai.

Awal bulan ini, regulator China memanggil Tesla terkait kualitas dan keselamatan di pabrik mereka di Shanghai. Diketahui, China merupakan pasar terbesar Tesla setelah AS.

Sementara itu, untuk Januari, penjualan Hong Guang Mini melampaui Tesla, dengan perbandingan dua dibanding satu. Diyakini saat ini Hong Guang Mini telah menjadi mobil listrik terlaris kedua setelah Model 3.

Berdasarkan data Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA), penjualan Hong Guang Mini pada Januari mencapai 25.778 unit, sedangkan Tesla Model 3 terjual 13.843 unit.

Diketahui, di China, Tesla Model 3 dijual seharga 39.000 dolar AS (Rp556,8 juta), lebih murah dari harga di sejumlah pasar di luar China, terlebih dibuat di pabrik di Shanghai, sehingga Tesla bisa menekan harga jual mobil listriknya itu.

"Pemerintah China sangat serius mengurangi polusi dan menjadi pemimpin global di bidang adopsi dan pengembangan kendaraan listrik," kata direktur China Market Research Group, Justin Harper kepada BBC.

"Kami tetap optimis dengan tingkat adopsi mobil listrik dari kategori murah seperti Hong Guang Mini ke mobil listrik kelas atas seperti NIO dan Tesla," lanjutnya.

Guna mendorong akselerasi adopsi mobil listrik, pemerintah menawarkan pengurusan pelat nomor kendaraan secara gratis. Di banyak kota di China, pengurusan nomor kendaraan berbahan bakar bensin bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun yang menggunakan sejumlah sistem lelang.

Sementara itu, Wuling mengatakan ada kemungkinan mobil listrik Hong Guang Mini diekspor. Hal itu lantaran kualitasnya lebih baik dibandingkan mobil-mobil lain di kelasnya.

"China memiliki banyak model mobil listrik kompak, namun hampir semuanya berkualitas rendah dan konsumen di negara-negara lain mungkin tak tertarik," kata analis Auto Forecast Solutions, Sam Fiorani.

"Hong Guang Mini adalah model pertama (buatan China) yang bisa menyasar konsumen yang menginginkan mobil listrik (berkualitas dengan harga terjangkau)," ungkapnya. 

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK