Nikita Mirzani dalam Pusaran Hiburan Politik

Artis sensasional Nikita Mirzani sedang ramai diperbincangkan pasca mengkritisi ketua DPR, Puan Maharani.
Alamsyah - Showbiz,Minggu, 11-10-2020 23:05 WIB
Nikita Mirzani dalam Pusaran Hiburan Politik
Nikita Mirzani

Jakarta, Nusantaratv.com - Nikita Mirzani terbiasa bicara dan bertindak 'nyeleneh' baik itu di dalam pergaulannya secara langsung maupun di media sosial.

Di media sosial, Nyai sapaan Nikita Mirzani, baru saja menyuguhkan hiburan rasa politik. Dia dengan santainya membuat kritikan yang ditujukan kepada ketua DPR, Puan Maharani.

Waktu Puan mematikan mik saat sidang paripurna pengesahan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law, Nikita menulis begini,

"Kenapa ibu Puan Maharani matiin mikrofonnya? Kurang fair ketika orang sedang menyuarakan suaranya tapi tidak bisa didengar. Negara ini dibangun atas dasar Pancasila. Masih ingat ga pancasila dari 1 sampai sila ke-5. Jangan sampai aku datangkan tante lala nih ke DPR," tulisnya.

Kritik Nikita Mirzani memang pedas tapi di ujungnya ada rasa hiburan, dimana Nikita mengancam akan mendatangkan seseorang yang dia tulis tante lala. Rupanya tante lala itu wanita yang viral karena video mengajarkan Pancasila kepada anaknya.

Jelas kritikan Nikita kepada Puan diujungnya seperti memberi kesan 'meledek'. Memang menghibur, tapi kalau ditujukan kepada orang nomor satu di DPR, rasanya kok jadi tak pantas. 

Akhirnya muncul respon dari orang di sekitar Puan, termasuk pendukungnya. Mereka tersinggung atas postingan Nikita sehingga mereka berencana mempolisikan Nikita, setelah sebelumnya melayangkan somasi tetapi Nikita abaikan.

Itu tadi bagaimana Nikita meramu politik ke dalam ranahnya, menjadi sedikit ada nilai hiburannya. Sesungguhnya, bukan itu saja Nikita nyemplung ke panggung hiburan rasa politik.

Tahun 2018 lalu Nikita juga mengkritisi politisi partai Gerindra Fadli Zon yang saat itu mencuit bahwa Bung Karno menangis karena Pemerintahan Jokowi menjamu peserta pertemuan IMF-World Bank di Bali.

Oleh Nikita, Fadli langsung di-skak, disebut bahwa Bung Karno justru menangis melihat kelakuan Fadli Zon.

Nikita juga meragukan keberanian Fadli Zon memenuhi panggilan Polisi.

Sontak saja, kritikan Nikita ke Fadli seperti angin segar bagi kubu lawan untuk 'mendompleng'. Beberapa politisi yang berseberangan dengan Fadli seakan berada di posisi Nikita.

Seperti Ketua DPC PDI-P Jakarta Timur, Dwi Rio Sambodo yang mengaku menyimak cuitan di akun Nikita Mirzani saat  mengkritik Fadli Zon kala itu. Politisi dari partai moncong putih itu pun ikut 'memanas-manasi' keadaan dengan menyebut bahwa Fadli Zon 'dikuliti' Nikita.

Itu tadi Puan Maharani dan Fadli Zon yang kena kritikan Nikita Mirzani. Nikita juga kembali melayangkan kritikan kepada Gubernur Anies Baswedan.

Melalui akun Instagram pribadinya, Nikita meminta Gubernur Anies Baswedan untuk berpikir ulang terkait kebijakan rem darurat PSBB ketat.

Pasalnya bila itu dilakukan, Nikita meyakni akan menimbulkan masalah, khususnya kepada mereka yang berpenghasilan menengah ke bawah.

"Pak mungkin untuk bapak, Saya dan orang orang kaya diluar sana tidak akan menjadi masalah besar. Tapi gimana nasib orang-orang di luar sana yang gajinya aja tiap bulan nggak cukup untuk bayar kontrakan," tulis Nikita awal September lalu.

Nikita mengaku memahami Gubernur Anies tengah mencari solusi untuk menekan angka penyebaran virus Corona di Ibukota yang kian mengkhawatirkan. Namun opsi rem darurat menurutnya bukan pilihan yang tepat dalam kondisi yang serba sulit ini.

"Mudah-mudahan ini hanya wacana saja ya pak. Tanggal 14 masih ada beberapa hari . Coba deh pak salat tahajud atau Istikharah. Siapa tau di kasih jalan sama Allah," tutupnya.

Tiga petinggi sudah Nikita kritisi lewat gayanya yang memang seperti itu. Dari serangkaian momentum hiburan politik yang pernah Nikita lalui, satu hal yang cukup serius Nikita lakoni dalam panggung politik yakni ketika dia ramai diberitakan mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI periode 2024 mendatang.

Nikita berniat ingin mewakili suara rakyat dan membantu banyak orang yang membutuhkan, ia juga berharap bisa menyoroti kasus perundungan di Indonesia.

"Ingin ngebantu orang yang memang susah, yang wajib ditolong. Indonesia kan rawan bullying ya. Bullying orang sini tuh kacau. Mental jangan, itu harus diubah," ujar Nikita Mirzani.

Ibu tiga anak itu bahkan mengaku sudah banyak partai politik yang meminangnya.

"Banyak, semuanya meminang, (partai) masih rahasia," lanjut Nikita.

Masih juga bermain dalam ranah politik, Nikita juga pernah merasakan ikatan bathin yang kuat dengan seorang politisi. Dikabarkan kala itu pada 2016, Nikita menjalin hubungan dengan salah seorang anggota DPR yang usianya lebih muda. Namun siapa sosok anggota DPR itu, Nikita enggan menjelaskan.

"Hahaha kok tahu sih, ya sudah sebulan ini dekat sama dia (kekasih barunya). Aduh Niki kalau ditanya soal dia langsung lupa ingatan ini. Yang jelas dia lebih muda dari Niki dua tahun. Berondong bok, dia bukan dari kalangan artis. Dia orang biasa. Kenal dia sudah lama, kenal dari hati baru sebulan, dan masih fase perkenalan. Kita berdua mainnya pakai hati, hahahaha!" kata Nikita kala itu.

Namun hubungan Nikita dengan pria yang disebut anggota DPR itu telah kandas dan hingga kini Nikita masih tetap menyandang status sebagai single mom.

Terkait hiburan politik yang Nikita suguhkan, Menteri BUMN Erick Thohir  yang dulu  Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, pernah juga menyinggung soal suasana panasnya politik yang perlu diredam dengan hiburan. 

"Saya rasa di tengah hal seperti ini kita juga perlu hiburan," kata Erick.

Dan Nikita pun telah berhasil mencairkan suasana di tengah memanasnya UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang disahkan DPR yang ketuanya dia kritisi. Nikita oh Nikita.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0