Ultah ke-13, Ini Serangkaian Kontroversi SNSD Memasuki Angka 'Sial'

Girlpop SNSD genap berusia 13 tahun. Ada banyak kontroversi melingkupi cewek-cewek cantik di grup bentukan SM Entertainment...
Alamsyah - Showbiz,Rabu, 05-08-2020 16:50 WIB
Ultah ke-13, Ini Serangkaian Kontroversi SNSD Memasuki Angka 'Sial'
SNSD/Soompi

Jakarta, Nusantaratv.com - Taeyeon, Sunny, Tiffany, Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, Yoona dan Seohyun tengah membuncah bahagia. Girlpop mereka SNSD genap berusia 13 tahun saat ini.

Di usianya yang memasuki angka 'sial' tidak salah jika kita kembali melongok sejumlah kejadian kontroversi yang pernah melingkupi SNSD ini.

Dilansir dari Koreaboo, berikut ini kejadian atau hal-hal yang kontroversi SNSD.

1. Skandal Black Ocean

Kembali pada 2008, Girls' Generation masih merupakan grup pemula. Mereka diundang untuk tampil di Dream Concert 2008 untuk pertama kalinya.

Biasanya, kelompok K-Pop memiliki warna sendiri, dan penggemar akan menampilkan warna-warna itu melalui pakaian dan tongkat cahaya. Namun, selama 10 menit Girls 'Generations tampil, kerumunan menjadi gelap gulita dan sunyi.

Sering disebut Black Ocean, fandom lain memboikot Girls' Generation. Rumor mengatakan bahwa penggemar TVXQ dan Super Junior tidak senang anggota Girls 'Generation dekat dengan artis favorit mereka, dan telah mengorganisir boikot untuk grup.

Melalui kerja keras grup, mereka dapat meningkatkan jumlah anggota di fan club mereka, Sones. Kini, konser SNSD dipenuhi dengan penggemar yang menunjukkan dukungan. Menggunakan tongkat cahaya dalam warna merah muda resmi Girls 'Generation, mereka kini menyebutnya Pink Ocean.

2. Skandal 1500 Kalori Per Hari

Setelah kesuksesan utama "Gee," dan "Tell Me Your Wish," banyak penggemar mulai memperhatikan bahwa anggota SNSD mulai terlihat lebih bugar dan kencang. Banyak desas-desus tentang diet kelompok mulai beredar, dan yang paling mencuri perhatian adalah bahwa setiap anggota hanya makan 1500 kalori sehari.

'Girls' Generation Diet Plan' akhirnya muncul, dengan netizens berspekulasi jenis makanan apa yang dimakan gadis-gadis itu setiap kali makan. Sementara beberapa penggemar memuji Girls' Generation karena kekuatan tekad mereka, penggemar lain menganggap rencana diet itu tidak sehat, dan bahkan menganggap asupan harian ini kejam.

Untuk mengklarifikasi rumor yang menyebar, Yuri dan Tiffany SNSD muncul di sebuah talk show. Menyanggah rumor yang beredar, Yuri menyatakan bahwa mereka makan 1500 kalori per sekali makan, bukan per hari!

3. Penculikan Taeyeon

Kembali pada tahun 2011, SNSD tampil di Angel Price Music Festival. Mereka sedang menyanyikan single "Run Devil Run" ketika seorang pria tak dikenal berlari di panggung, menarik tangan Taeyeon, dan berusaha untuk membawanya.

Tidak ada anggota staf atau penjaga keamanan yang hadir untuk campur tangan. Sebaliknya, Sunny dan MC dari acara itu, komedian Oh Jung Tae, datang untuk menyelamatkan dan mencegah pria itu dari penculikan Taeyeon.

Kemudian, diketahui bahwa penculik tersebut adalah seorang mahasiswa yang menonton dari kerumunan. Karena kurangnya keamanan, dia bisa naik ke atas panggung tanpa masalah. Untungnya, karena Sunny berpikir cepat, situasi yang mungkin serius tidk terjadi.

4. Perselingkuhan Yoona SNSD dan Psy

Pada November 2012, sebuah tabloid Tiongkok menuduh bahwa Yoona SNSD berselingkuh diam-diam dengan Psy. Laporan tersebut mengindikasikan bahwa Yoona dan Psy bertemu di sebuah pesta, dan keduanya berkencan meski Psy sudah menikah dan menjadi seorang ayah.

Keduanya memilih diam karena menganggap hal itu rumor tak berdasar. Tetapi ketika foto keduanya diduga bocor, desas-desus itu pun mulai menarik perhatian.

Akhirnya, untuk mengakhiri desas-desus, Yoona berbicara tentang masalah ini pada episode Happy Together. Dia menjelaskan bahwa dia berada di China untuk syuting sebuah episode Running Man, ketika dia terlihat berbicara dengan seorang juru kamera yang sedikit mirip dengan Psy.

5. Skandal Penyerangan Hyoyeon

Pada bulan April 2014, terungkap bahwa Hyoyeon Girls' Generation dilaporkan ke pihak berwenang setempat karena menyerang seorang kenalan yang disebut B. Polisi menyatakan bahwa Hyoyeon dan B berada di rumah seorang teman ketika Hyoyoen bercanda dengan pura-pura jatuh.

Kenalan B mencoba meraih Hyoyeon untuk mencegahnya jatuh, tetapi Hyoyeon mulai menggerakkan tangannya dan secara tidak sengaja mengenai wajah B. Situasinya harusnya berhenti sampai di sana, tapi netizen mulai berspekulasi bahwa Hyoyeon sebenarnya mencoba bunuh diri karena anggota SNSD lain membully-nya.

Untuk memperjelas rumor, kenalan B bicara pada publik. B sebenarnya pacar Hyoyeon saat itu, pengusaha Kim Jun Young. Dia memanggil polisi karena dia benar-benar khawatir bahwa Hyoyeon mungkin melukai dirinya sendiri, bukan melaporkannya untuk penyerangan. Hyoyeon tidak mencoba bunuh diri, dan itu cuma kesalahpahaman karena pura-pura jatuh.

6. Hengkangnya Jessica

Pada 30 September 2014, Jessica meninggalkan pesan rahasia di akun Weibo-nya, mengklaim bahwa dia "diusir" dari Girls 'Generation. SM Entertainment merilis pernyataan mereka sendiri, membenarkan bahwa Jessica tidak lagi bersama Girls' Generation, dan mereka akan melanjutkan sebagai grup dengan 8 anggota.

Informasi orang dalam mengungkapkan bahwa Jessica diminta untuk pergi karena peluncuran lini pakaiannya, "Blanc & Eclare," sementara perwakilan di SM mengklaim bahwa Jessica sendiri yang meminta untuk meninggalkan grup. Meskipun ada laporan yang saling bertentangan, Girls Generation dan Jessica berpisah. Girls Generation merilis berbagai album yang sukses sejak itu, dan Jessica telah fokus pada lini pakaiannya sambil berpromosi sebagai artis solo.

7. Kontroversi Rising Sun Tiffany

Pada 14 Agustus 2016, Tiffany SNSD memperbarui akun Instagram dan Snapchatnya dengan foto-foto dari Jepang. Artis SM Entertainment itu memang baru saja menyelesaikan serangkaian konser di Tokyo, dan Tiffany memperbarui media sosialnya dengan foto-foto setelah pesta. Masalahnya adalah, 15 Agustus adalah Hari Pembebasan Nasional Korea, hari orang-orang di Korea memperingati kemerdekaan dari pemerintahan Imperialis Jepang.

Apa yang benar-benar membuat netizen marah, adalah fakta bahwa Tiffany telah menggunakan emotikon dengan logo "Rising Sun". Bendera Rising Sun dianggap ofensif di banyak negara Asia karena simbol itu digunakan sebagai bendera perang untuk tentara Kekaisaran Jepang.

Menyadari kesalahannya, dia dengan cepat menghapus posting media sosialnya, dan mengunggah serangkaian surat permintaan maaf. Karena banyaknya hujatan yang dia terima, Tiffany meninggalkan semua tanggung jawab variety show-nya, dan pergi hiatus untuk merenungkan kesalahan.

Sumber: matamata.com

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0