Syuting Film James Bond Diguyur 8.400 Galon Soft Drink

Mereka pun menghabiskan dana hingga 60 ribu euro atau setara Rp1 miliar untuk membeli 8.400 galon Coca Cola.
Supriyanto - Showbiz,Minggu, 25-10-2020 21:42 WIB
Syuting Film James Bond Diguyur 8.400 Galon Soft Drink
Daniel Craig pemeran James Bond dalam "No Time To Die".

Nusantaratv.com - Bagi penggemar film James Bond 007, ada kabar bagus nih, tak lama lagi, agen rahasia hebat asal Inggris yang flamboyan ini akan kembali beraksi. Film terbarunya berjudul "No Time to Die".

Dari teaser singkat “No Time to Die”, aktor Daniel Craig kembali dipercaya berperan sebagai James Bond, Agen Rahasia 007. Namun kali ini bukan jalan cerita dari No Time to Die yang akan dibahas melainkan proses pembuatan filmnya.

Konon kabarnya dalam salah satu adegan film No Time to Die, tim produksi film James Bond harus mengguyur 8.400 galon Coca Cola ke satu ruas jalan di Italia agar tidak licin saat syuting adegan laga agen 007 mengendarai sepeda motor.

Ide mengguyur jalanan dengan coca cola ini muncul dari Daniel Craig sendiri. Hal ini dimaksudkan agar Paul Edwards sebagai pemeran pengganti, dapat menancap gas dengan kecepatan tinggi di jalanan yang licin.

Mereka pun menghabiskan dana hingga 60 ribu euro atau setara Rp1 miliar untuk membeli 8.400 galon Coca Cola.

“Saya menghabiskan sekitar 60 ribu euro untuk menumpahkan Coca Cola di sekitar Matera. Saya memang sering menumpahkan Coca Cola di permukaan licin,” ujar Morrison, tim produksi film James Bond kepada Total Film, sebagaimana dikutip NME.

Baca Juga: Setelah 15 Tahun, Daniel Craig Pensiun Jadi Agen 007

Di samping itu, dengan menyiramkan cairan soda, “membuat jalanan terlihat sangat bersih setelah kami mengguyurkan Coca Cola.”

Saat ini, proses produksi No Time to Die sudah rampung. Filmnya juga sudah siap dilepas, tapi penayangan film terus tertunda akibat pandemi Covid-19. Awalnya, No Time to Die dijadwalkan rilis pada 10 April, kemudian diundur menjadi 25 November. Melihat pandemi tak kunjung reda, rumah produksi kembali mengundur penayangan perdana menjadi 2 April 2021.

Perubahan ini diumumkan oleh pihak MGM, Universal, serta produser James Bond, Michael G. Wilson dan Barbara Broccoli lewat sebuah pernyataan resmi.

“No Time To Die, film ke-25 dari seri James Bond akan ditunda hingga 2 April 2021, agar dapat dilihat oleh penonton bioskop di seluruh dunia,” demikian keterangannya.

No Time To Die menjadi yang terakhir bagi Daniel Craig memerankan agen rahasia 007. Hal ini dikarenakan usia Craig yang sudah tidak muda lagi, tidak cocok dengan konsep si mata-mata abadi di usia 33 tahun.

Mundurnya jadwal tayang No Time To Die juga berimbas pada perilisan seri kesembilan Fast & Furious. Pihak Universal terpaksa memundurkan jadwal tayangnya yang semula 2 April 2021 diundur ke tanggal 28 Mei 2021.

Sebelumnya, lebih dari selusin film besar, termasuk Black Widow, Tenet, dan Wonder Woman 1984, telah ditunda atau hanya tayang terbatas di beberapa negara. Bahkan, ada pula yang berakhir tayang di platform streaming seperti Mulan.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0