Setelah 63 Tahun, Sudan Hapus UU Boikot Israel 

Selain Sudan, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Maroko juga telah menormalisasi hubungan dengan Israel

Bendera Sudan (kiri) dan bendera Israel/ist

Jakarta, Nusantara TV-Sudan membuktikan komitmennya untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan Israel. Enam bulan setelah kesepakatan normalisasi hubungan kedua negara, pada Selasa (6/4/2021), kabinet Sudan menyetujui RUU yang menghapus undang-undang tahun 1958 tentang pemboikotan Israel. 

"Dewan menteri menyetujui RUU yang membatalkan boikot hukum Israel tahun 1958," kata kabinet Sudan dikutip dari detik, Rabu (7/4/2021).

Pada saat yang sama, pernyataan itu menegaskan kembali "Sikap tegas Sudan terhadap pembentukan negara Palestina dalam kerangka solusi dua negara".

Undang-undang pemboikotan Israel yang telah berlaku selama 63 tahun, sejalan dengan kebijakan negara-negara Arab saat itu terhadap Israel. Salah satu aturan yang ada dalam UU tersebut adalah larangan berdagang dengan orang Israel. Jika melanggar bisa dijatuhi hukuman denda yang besar hingga 10 tahun penjara. 

Baca juga: AS Coret Sudan dari Daftar Negara Sponsor Terorisme!

Namun larangan itu bakal tidak berlaku lagi jika RUU yang menghapus UU Boikot Israel disetujui kabinet Sudan dalam putusan akhirnya. Sudan bersama dengan 
Uni Emirat Arab, Bahrain dan Maroko, telah mencapai kesepakatan normalisasi hubungan dengan Israel, yang dimediasi oleh pemerintahan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sudan sepakat menormalisasi hubungan dengan Israel pada Oktober 2020. Sebagai ganjarannya, Amerika Serikat mengeluarkan Sudan dari daftar hitam "negara sponsor terorisme".

RUU penting hari Selasa (6/4) ini akan diajukan untuk mendapat persetujuan akhir Dewan Kedaulatan yang berkuasa di Sudan, yang terdiri dari tokoh-tokoh militer dan sipil, sebelum disahkan menjadi undang-undang.

Keputusan pemerintah Sudan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel tampaknya mendapat penolakan dari sebagaian warga di negara tersebut. Pada Januari 2021 lalu, para penentang menggelar unjuk rasa di luar kantor kabinet dan membakar bendera Israel. 

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK