Setahun Pandemi, Jokowi: Kesehatan Masyarakat yang Utama

Menurut dia sejak awal pandemi kesehatan masyarakat diutamakan

Presiden Jokowi. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sejak awal pandemi Covid-19 pemerintah memprioritaskan keselamatan rakyat. Pernyataan ini ia sampaikan dalam melihat satu tahun wabah virus corona melanda Indonesia.

Jokowi mengklaim sejak awal pemerintah telah menggencarkan tes, pelacakan, dan perawatan. Menurut dia, pemerintah pun tak luput mengampanyekan gerakan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak demi menekan laju penularan Covid-19.

"Prioritas pemerintah sejak awal pandemi sudah sangat jelas, keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah hal yang utama," kata Jokowi dalam pidato yang ditayangkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (4/3/2021).

Saat ini, pemerintah sedang berupaya menyediakan vaksin Covid-19 untuk vaksinasi massal. Jokowi menyebut pekerjaan itu tak mudah karena seluruh negara berebut vaksin.

Ia menganggap Indonesia beruntung. Sebab saat negara lain masih mencari, Indonesia telah mendapatkan 38 juta dosis vaksin. Beberapa waktu ke depan, Indonesia akan kedatangan sekitar 4 juta dosis vaksin dari AstraZaneca.

"Alhamdulillah, karena awal-awal kita sudah melakukan pendekatan-pendekatan, baik secara pemerintah ke pemerintah, G to G, maupun langsung ke beberapa produsen vaksin," ucap Jokowi.

Dia pun memastikan vaksinasi berjalan sesuai target. Pemerintah memprioritaskan vaksin untuk kelompok masyarakat dengan risiko tinggi, seperti tenaga kesehatan dan lansia.

Pemerintah juga telah menyuntikkan vaksin corona ke para pedagang pasar dan aparat keamanan. Jokowi memastikan vaksinasi bakal dilakukan merata di seluruh Indonesia.

"Vaksinasi tidak hanya di Jakarta, tapi bergulir ke semua provinsi, ke semua kabupaten/kota. Jakarta, Banten, Jabar Jateng, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dilanjutkan Bali, NTT, NTB, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua," tutur dia.

Kendati Jokowi mengklaim menjadikan keselamatan dan kesehatan masyarakat sebagai prioritas, penanganan wabah di Indonesia menuai pelbagai kritik. Ini karena berbulan-bulan sejak kasus pertama terdeteksi, pemerintah dianggap lamban menyiapkan strategi penanganan hingga awal tahun lalu virus masih juga belum mampu dikendalikan.

Kondisi itu tercermin dari masih tingginya tambahan kasus baru setidaknya sampai bulan ke-11 wabah berjangkit. Usai libur panjang Natal dan Tahun Baru, kasus harian di Indonesia sempat berturut-turut menembus 10.000 orang per hari. Angka positivity rate pun berkali lipat dari standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kasus Covid-19 pertama di Indonesia diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu. Sebelum pengumuman kasus, sejumlah pejabat di kabinet Jokowi banyak menyangkal keberadaan corona masuk ke Tanah Air.

Setahun berselang wabah berjangkit hingga saat ini, kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 1,34 juta kasus. Sekitar 36,5 ribu orang meninggal dunia karena corona. Sementara 1,1 juta orang telah sembuh.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK