Stem Cell, Cara Ashanty Bertahan Hidup dari Penyakit Autoimun :: Nusantaratv.com

Stem Cell, Cara Ashanty Bertahan Hidup dari Penyakit Autoimun

Stem Cell Membuat Ashanty Miliki Harapan Besar untuk Bisa Bertahan Hidup Dari Penyakitnya.
Stem Cell, Cara Ashanty Bertahan Hidup dari Penyakit Autoimun
Ashanty. (Instagram @ashanty_ash)

Jakarta, Nusantaratv.com - Penyakit autoimun yang diidap Ashanty belum ada obatnya. Namun, istri Anang Hermansyah tersebut terus berikhtiar. Dia melakukan pengobatan baik di dalam maupun luar negeri. Hingga Ashanty akhirnya memutuskan bakal melakukan stem cell.

Insya Allah Februari nanti kita berangkat. Nah kalau stem cell ini kan bagus ya katanya buat kesehatan. Dan dulu waktu aku lahiran Arsy dan Arsya dua-duanya aku sel-selin memang darahnya - ujar Ashanty, dikutip dari Cumicumi, Kamis (12/12/2019).

Baca Juga: Liburan ke Korea, Ashanty: Sakit Bukan Berarti Duniamu Berakhir

Ya, dengan teknologi stem cell, setidaknya aktris sekaligus penyanyi berusia 35 tahun itu mempunyai harapan besar untuk bisa bertahan hidup dari penyakitnya tersebut. Terlebih, dia menilai teknologi stem cell ini sangat cocok dengannnya.

Nah aku, Mas Anang, Aurel, Ziel itu semuanya cocok stem cell-nya Arsy dan Arsya. Jadi kalau kita berempat nih kenapa-napa sakitnya yang parah atau apa kita bisa pakai itu. Dan ada teknologinya. Ya Alhamdulillah mudah-mudahan berguna lah buat kita - tukas Ashanty.

Sekadar informasi, stem cell atau biasa disebut juga dengan sel punca adalah sel induk atau sel murni yang mempunyai dua sifat dasar yang tidak dimiliki oleh sel-sel lainnya, yakni kemampuan untuk memperbanyak diri dan kemampuan untuk berubah (berdiferensiasi) menjadi bentuk sel sesuai turunannya.

Sebagai contoh, sel punca darah dapat berdiferensiasi menjadi turunannya yaitu sel darah merah, trombosit, dan sel-sel imun tubuh. Sedangkan sel punca mesenkimal dapat berdiferensiasi menjadi sel jaringan organ liver, ginjal, antung, otak, kulit, pancreas, tulang, dan lainnya.

Kemampuan itulah yang membuat stem cell dianggap revolusioner karena dapat dimanfaatkan untuk menggantikan sel-sel yang rusak akibat cedera atau penyakit tertentu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0