Selain Covid-19, Kini India Hadapi Wabah Jamur yang Dapat Butakan Mata

Tsunami Covid-19 yang melanda India belum juga reda, Kini penduduk India dihadapkan pada efek lain dari Covid-19.

Ilustrasi, masyarakat India

Nusantaratv.com - Tsunami Covid-19 yang melanda India belum juga reda, Kini penduduk India dihadapkan pada efek lain dari Covid-19.

Dilansir dari laman The Sun, sekitar 60 persen pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit, ada setidaknya satu pasien yang matanya harus diangkat. Lonjakan kasus covid-19 telah memicu munculnya wabah jamur yang mengerikan.

Jamur yang disebut dengan mucromycetes ini dapat membunuh manusia dengan cara menyerang sistem imun tubuh. Ketika spora, yang muncul secara alami di lingkungan, terhirup, mereka akan menyerang paru-paru dan sinus sebelum menyebar ke wajah dan otak.

Baca Juga: India Catat Rekor Kematian Akibat Covid-19 Tertinggi, 4.529 Orang Meninggal Dalam Sehari

Mucormycosis juga menyebabkan pandangan kabur atau ganda, nyeri dada hingga kesulitan bernapas.

Salah satu pasien, Anil Wankhede, 54 tahun, mengalami sakit kepala dan bengkak di mata kanan setelah dia keluar dari rumah sakit usai dirawat karena COVID-19.

Kepada The Times dia mengaku tidak mencari pertolongan medis karena kakaknya Mahendra sudah membayar perawatannya.

Ilustrasi, masyarakat India

“Aku tidak mau menyusahkan kakakku lagi dengan masalah baru. Dia sudah melakukan banyak hal untukku,” ujarnya.

Sepuluh hari setelah dia mengalami gejala jamur, Ani diberi tahu dr. Akshay Nair bahwa mata kanannya harus diangkat dan sinusnya dirobek.

“Jika kami tidak mengangkat seluruh isinya, bersama dengan semua jaringannya, saraf dan kelopak mata, infeksinya bisa masuk ke otak. Pada tahap itu, kami tidak bisa menyelamatkan nyawanya,” jelas dr. Nair.

Baca Juga: Covid India Tembus 25 Juta Kasus!

Dari pemberitaan media setempat, setidaknya ada lebih dari 7.000 kasus penyakit jamur serupa yang kini tengah melanda India sejak 19 Mei lalu. India memiliki kasus covid-19 kedua tertinggi di dunia dan telah melaporkan sekitar 250 ribu kasus infeksi dan 4.000 kematian setiap hari.

Saat ini pemerintah India melalui menteri kesehatannya meminta kepada banyak perusahaan untuk memproduksi obat antijamur amphotericin B untuk digunakan mengobati penyakit tersebut. Selain itu pemerintah India juga mengimpor obat anti jamur dari negara lain.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK