Rawan Terbakar, AS Selidiki 1,9 Juta Toyota RAV4

Mobil yang Mengalami Risiko Terbakar Adalah Toyota RAV4 Produksi 2013-2018.

Toyota. (Istimewa)

Nusantaratv.com - Regulator keamanan mobil Amerika Serikat (AS) mengatakan mereka telah membuka penyelidikan terhadap hampir 1,9 juta unit kendaraan sport Toyota RAV4 atas potensi risiko kebakaran.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengatakan evaluasi awal yang melihat kendaraan Toyota RAV4 produksi 2013-2018 dilakukan setelah adanya 11 laporan kebakaran.

Badan tersebut mengatakan beberapa pengemudi mengalami kemacetan sebelum kebakaran dari setengah kasus yang ditemukan di mana kendaraan sedang bergerak. Baterai 12 volt diidentifikasi sebagai penyebab di sebagian besar insiden yang diamati.

"Toyota mengetahui bahwa NHTSA telah membuka penyelidikan ini dan kami bekerja sama dengan agensi tersebut," kata juru bicara Toyota Ed Hellwig, dikutip dari Reuters, Selasa (2/3/2021).

Diketahui, Toyota RAV4 merupakan kendaraan terlaris Toyota di Negara Paman Sam itu.

NHTSA mengatakan pemasangan baterai yang tidak tepat atau perbaikan tabrakan front-end sebelumnya merupakan faktor dalam laporan kebakaran.

Namun badan tersebut mengatakan terlepas dari pengaruh eksternal ini pada metode penyimpanan baterai, jumlah kebakaran kendaraan yang dilaporkan dengan baterai sebagai penyebab terbesar daripada kendaraan sejenis lainnya.

Badan tersebut mengatakan penyelidikan telah 'dibuka untuk lebih memahami faktor penyebab dan frekuensi kebakaran kendaraan yang berasal dari baterai sebagai penyebab utama sumber kebakaran.

Satu laporan mengatakan Toyota RAV4 terbakar di Lyons, Colorado, setelah pemilik Toyota RAV4 hybrid 2017 itu mengemudi 80 km/jam ketika lampu check-engine menyala dan kemudian asap putih muncul dari bawah kap mesin kendaraan.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK