Ratusan ODGJ di Boyolali Diikutkan Program BPJS Kesehatan

Dengan dibuatkan KTP elektronik para ODGJ dapat akses bantuan dari pemerintah setempat

Para ODGJ usia produktif dibina agar dapat menjalani kehidupan normal/ist

Boyolali, Nusantara TV-Ratusan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang ada di wialayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah bakal diikutkan dalam program BPJS Kesehatan. Sejalan dengan rencana tersebut, Pemkab Boyolali pun melakukan perekaman data para ODGJ untuk dibuatkan e-KTP atau KTP elektronik. 

Setelah memiliki NIK para ODGJ akan memiliki akses untuk mendapatkan layanan kesehatan melalui program BPJS sebegai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang preminya dibayarkan oleh Pemkab Boyolali. 

"Semua warga kan harus memiliki NIK (Nomor Induk Kependudukan). Ketika ada program-program bantuan itu basic-nya untuk memberikan bantuan kan NIK," ujar Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Boyolali, Mudzakir, dikutip dari detik, Senin (5/4/2021).

"Untuk yang sakit menahun, seperti ODGJ itu kan oleh Dinkes nanti akan diprioritaskan untuk mendapatkan BPJS (Kesehatan) yang lewat PBI itu yang anggarannya dari pemerintah. Jadi sambil nanti ODGJ ini yang terjaring kok belum punya BPJS, akan kami mintakan ke Dinkes agar nanti bisa masuk kepada BPJS yang preminya dibayarkan oleh pemerintah kabupaten," imbuhnya.

Baca juga: Tenteng Samurai, ODGJ di Klaten Ngamuk

Mudzakir menjelaskan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Boyolali ada sekitar 2.550 ODGJ baik kondisi berat maupun ringan. Dari jumlah tersebut yang kondisinya berat, atau perlu penanganan pengobatan ada 1.789 orang.

"Masih ada sekitar 500-an yang belum punya e-KTP. Mudah-mudahan bisa tertangani semua," jelas Mudzakir.

Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Boyolali, Tyas Tusara mengatakan perekaman data e-KTP para ODGJ sudah dilakukan sejak Desember 2020. 



like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK