Wamenkeu: Perlunya Sinergi dan Inovasi Dalam Menggairahkan Properti

Menurut Wamenkeu Mardiasmo diperlukan sinergi dan inovasi dari pelaku pasar dan perbankan, guna menggairahkan sektor properti.
Wamenkeu: Perlunya Sinergi dan Inovasi Dalam Menggairahkan Properti
Wamenkeu Mardiasmo/ Kemenkeu

Jakarta, Nusantaratv.com - Sektor properti di Indonesia adalah salah satu sektor bisnis yang terdampak oleh kondisi perlambatan ekonomi global seperti perang dagang antara Amerika dan Cina, serta Brexit di Inggris.

Menanggapi tantangan tersebut, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo menyampaikan kunci sukses menghadapi perlambatan di sektor mortgage dan properti terletak pada sinergi kerjasama antar stakeholders dan inovasi kreativitas pelaku pasar untuk menghasilkan produk yang dibutuhkan masyarakat.

"Pertama sinergi antara sektor. Tapi yang penting produk perbankan harus trust dan cocok dengan kondisi saat ini. Yang kedua inovasi," jelas Wamenkeu di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga: Pemerintah Menargetkan Hunian Tetap di Sulteng Rampung 2020

Wamenkeu menyoroti kondisi demografi Indonesia saat ini dan masa depan yang didominasi oleh generasi muda. Wamenkeu menyarankan agar perbankan jeli dan mampu beradaptasi terhadap perubahan, misalnya melihat kebutuhan dan keinginan kaum milenial tersebut sebagai potensi pangsa pasar yang besar, menciptakan produk yang tepat diharapkan akan menggairahkan kembali sektor properti. 

"Dia punya habit seperti apa? Praktis dan mobile. Apalagi sekarang ada MRT ada LRT. Tidak perlu mobil. Lihat kondisi perubahan, kebutuhannya untuk apa?," kata Wamenkeu. 

Seperti diketahui, saat ini kaum milenial lebih mengedepankan hidup praktis yang menunjang kebutuhan ekonominya sehingga kebutuhan rumah telah bergeser dari dulunya sebagai salah satu simbol kemapanan dan kemewahan, sekarang kaum muda cenderung membutuhkan rumah yang praktis, tidak perlu perawatan dan pemeliharaan yang menghabiskan waktu. 

Perbankan dan pengembang perumahan perlu melihat apakah rumah tapak atau apartemen yang lebih sesuai bagi pangsa pasar tersebut. Selain itu, Wamenkeu juga menyarankan agar pelaku pasar juga memberikan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk dapat memiliki rumah.

Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0