Upaya Kementerian PUPR Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, Kementerian PUPR Selaraskan Program Pembangunan Infrastruktur pada Rakornas KKP
Upaya Kementerian PUPR Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Menteri Bappenas Suharso Monoarfa, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri KKP Edhy Prabowo dalam Rakornas KKP 2019 di Jakarta/ PUPR

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendukung upayapemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup nelayan melalui sejumlah pembangunan infrastruktur di Indonesia. 

Pada tahun 2020, dukungan infrastruktur dilakukan Kementerian PUPR antara lain Bidang Sumber Daya Air (SDA) melalui peningkatan jaringan irigasi tambak garam dan perikanan, Bidang Permukiman melalui peningkatan kualitas kawasan permukiman nelayan, dan Bidang Perumahan melalui pembangunan Rumah Khusus (Rusus) dan perbaikan Rumah Swadaya untuk nelayan.

"Sesuai dengan Perintah Bapak Presiden Joko Widodo bahwa Pembangunan Infrastruktur akan terus dilanjutkan dengan memastikan konektivitas antar kawasan seperti: kawasan industri rakyat, industri kecil, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kawasan pariwisata, dan Kawasan pertumbuhan lain termasuk kawasan perikanan dan permukiman nelayan seperti di Pansela, Pantura, dan Pantai Timur Sumatera," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (Rakornas KKP) di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Untuk meningkatkan produktifitas garam dan perikanan, Kementerian PUPR tahun 2020 akan membangun jaringan irigasi tambak sepanjang 197 Km dengan cakupan seluas 5.569 Ha dan rehabilitasi jaringan tambak sepanjang 109 Km dengan cakupan seluas 4.563 Ha yang tersebar di 10 Provinsi di Indonesia.

Baca Juga: Akali Biaya Melaut Murah, Nelayan Beralih ke BBG

"Program pembangunan irigasi tambak garam dan irigasi perikanan ini harus kita sinkronkan dengan program di KKP sehingga Kementerian PUPR tahu di mana saja sentra-sentra produksi tambak garam dan perikanan prioritas untuk dikembangkan," kata Menteri PUPR.

Untuk meningkatan kualitas permukiman nelayan Kementerian PUPR membangun penyediaan air bersih dan sanitasi serta penataan lingkungan. Pembangunan tersebut tersebar di 3 Provinsi yakni di Kawasan Senggarang Kampung Bugis, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau; Kawasan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur; Karang Rejo dan Jalan Lingkungan Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

"Termasuk pengerukan muara-muara sungai, terutama di Pantai Utara Jawa karena pasti menjadi hambatan bagi nelayan untuk menambatkan kapalnya. Contohnya di Muara Sungai Juana dan Muara Sungai Losari," jelas Menteri PUPR.

Sementara itu, untuk meningkatkan taraf hidup nelayan akan dibangun rumah khusus nelayan sebanyak 350 unit yang tersebar di 9 provinsi yang terdiri dari Sumatera Utara 30 unit, Riau 30 unit, Kalimantan Barat 30 unit, Sulawesi Selatan 30 unit, Sulawesi Tengah 60 unit, Sulawesi Utara 30 unit, Maluku Utara 60 Unit, Papua 40 unit dan Papua Barat 40 unit. Adapun tujuan dari pembangunan rumah khusus ini, yaitu agar para nelayan memiliki rumah layak huni dan mengatasi kawasan kumuh di pesisir.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0