Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Berpendapatan Rendah Miliki Rumah

Pemerintah pun menyiapkan dana bergulir agar bank bersedia meminjamkan para nasabah untuk dapat membeli rumah.
Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Berpendapatan Rendah Miliki Rumah
Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat menghadiri Rakornas Bidang Properti KADIN di Jakarta/ Kemenkeu

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan dengan adanya kebijakan fiskal, diharapkan Masyarakat Berpendapatan Rendah (MBR) dapat lebih mudah mengakses pembiayaan perumahan untuk program sejuta rumah. 

"Program sejuta rumah pada APBN masuk melalui berbagai saluran seperti insentif pajak, subsidi selisih bunga, subsidi bantuan uang muka untuk masyarakat berpendapatan di bawah Rp 5 juta agar bisa mulai mencicil rumah dengan bunga yang sangat rendah," ujar Menkeu di Hotel Intercontinental, Jakarta, Rabu, (18/9/2019). 

Tidak hanya itu, pada acara yang bertema Keselarasan Regulasi dan Insentif Bagi Industri Properti Guna Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi ini, pemerintah pun menyiapkan dana bergulir agar bank bersedia meminjamkan, karena 90% uang yang disimpan dalam bank tersebut adalah uang pemerintah. 

Baca Juga: Menkeu: Membeli Properti Sekarang Kita Ringankan

Menkeu juga menambahkan bahwa dana bergulir tersebut akan dipenuhi melalui mekanisme anggaran yang baik.

"Untuk Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) kemarin dengan Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) sudah tetapkan pengurusnya. Strateginya sudah diapproved dan transisi dari Bapertarum (Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil) ke Tapera dari pemindahan aset dan lain-lain juga sudah dilakukan. Kita harap mereka sudah bisa jalan," tutup Menkeu.