Menteri PUPR Resmikan Rusun Santri Bantul

Resmikan Rusun Santri, Menteri PUPR: Kontribusi Pemerintah Cetak SDM Unggul Akhlak Mulia
Menteri PUPR Resmikan Rusun Santri Bantul
Rusun Santri di daerah Bantul/ PUPR

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono mewakili Presiden Joko Widodo meresmikan Rumah Susun (Rusun) di lingkungan Pondok Pesantren Mu‘allimin Muhammadiyah yang berlokasi di Jalan Sadewo Kampung Ketanggungan, Kelurahan Wirobrajan Kabupaten Bantul.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri PUPR didampingi Dirjen PMenenyediaan Perumahan Khalawi A. Hamid, Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif, Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta Ali Auliah.

Menurutnya, Pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR senantiasa berkontribusi dalam menyiapkan kawasan pendidikan khususnya pendidikan agama Islam. "Kontribusi ini semoga akan menjadi berkah bagi kami dan keluarga besar Kementerian PUPR," ujar Menteri PUPR beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pembangunan Rusunawa Sekolah Guru di Manokwari Telah Rampung

"Untuk menunjang kawasan pendidikan kami (Kementerian PUPR) juga akan membangun danau di kawasan ini yang dilengkapi batu alam," tambah Menteri PUPR.

Rusun Pondok Pesantren yang dibangun pada tahun 2017 oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Rumah Susun tersebut terdiri dari 1 Tower Blok (TB) 3 lantai dengan 12 unit tipe barak, meliputi 6 unit tipe barak besar yang masing-masing dapat menampung 44 santri, dan 6 unit tipe barak kecil yang masing-masing menampung 8 santri, sehingga keseluruhan daya tampung adalah 216 santri. Rusun ini telah dilengkapi dengan meubelair, toilet komunal, area wudhu, dan PSU.

Rusun dengan tipe pondok pesantren diperuntukan bagi santri lajang Pria tersebut dilengkapi dengan meubelair, toilet komunal, area wudhu, serta PSU. Dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Mekar Mulia Contraktor dengan anggaran sebesar Rp. 7,7 miliar. Sedangkan untuk meubelairnya dengan anggaran sebesar Rp. 820 juta oleh PT.
Fortona dengan konsultan PT. Ciriajasa City Mandiri.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0