Menkeu: Pembangunan Infrastruktur Tidak Seperti Kisah Roro Jonggrang

Pembangunan Infrastruktur Bukan Pekerjaan Singkat
Menkeu: Pembangunan Infrastruktur Tidak Seperti Kisah Roro Jonggrang
Menkeu Sri Mulyani Indrawati pada acara seminar SIAP Indonesia Maju di Jakarta/ Kemenkeu

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukanlah seperti cerita rakyat yang bisa selesai dalam satu malam dan terjadi dengan sendirinya seperti kisah Roro Jonggrang.

Tentunya hal terebut membutuhkan ketekunan dan komitmen Pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah (Pemda) untuk merencanakan, mengkalkulasi, dan mengeksekusi sebuah proyek infrastruktur. Dengan begitu belanja anggaran sebesar Rp 2.540 triliun mampu memberikan dampak yang luas.

Hal itu disampaikannya pada acara Seminar Sinergi Akselerasi Pembangunan Indonesia Maju (SIAP Indonesia Maju) yang diselenggarakan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) mengatakan bahwa dengan menceritakan dampak pembangunan kepada masyarakat dapat memberikan bukti nyata kepada masyarakat bahwa pembangunan sebuah infrastruktur mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Baca Juga: Menkeu: Pembangunan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas Indonesia Maju

"PT SMI membangun salah satu RS di Konawe Sulawesi Tenggara. Kemudian dibuat studi dampak ekonomi pembangunan RS tersebut. Output naik 0.41%, pendapatan pekerja meningkat 0.27%, pendapatan rumah tangga meningkat 0.33%, lapangan kerja baru tercipta, bahkan banyak pedagang di sekitar omsetnya naik 300%," ujar Menkeu di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Selanjutnya, Menkeu juga berharap para komunitas praktisi yang sudah memiliki pengalaman, kemampuan serta jam terbang mau berkumpul dan mengajak anak-anak milenial turut terlibat dalam berbagai proyek pembangunan. Dengan begitu, mereka dapat membantu memecahkan masalah pembangunan dan merasakan pengalaman nyata di lapangan.

"Para komunitas praktisi, rekrutlah anak-anak muda baru karena anak-anak muda ini butuh banyak exposure sehingga mendapatkan pengalaman real. Anak milenial butuh pengalaman real dan haus akan tantangan," kata Menkeu.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0