Komisi V DPR Dorong Kementerian PUPR Percepat Pembangunan IKN Baru

Komisi V DPR RI Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pendukung IKN
Komisi V DPR Dorong Kementerian PUPR Percepat Pembangunan IKN Baru
Komisi V DPR dalam kegiatan Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Kalimantan Timur/ PUPR

Kalimantan Timur, Nusantaratv.com - Komisi V DPR RI mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), terutama infrastruktur yang nantinya akan mendukung kehadiran Ibukota Negara (IKN) baru.

"Komisi V DPR menaruh harapan besar bahwa pembangunan Ibukota yang akan datang akan mendukung kemajuan daerah atau daerah pendukung di sekitar lokasi utama, untuk itu pembangunan yang ada tidak hanya pada satu titik saja tapi juga akan mempercepat pembangunan dan pemerataan ekonomi, yang akan dberdampak terhadap kesejahteraan masyarakat Kaltim," ujar Ketua Komisi V DPR Lasarus dalam kegiatan Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Kaltim, beberapa waktu lalu.

Lasarus menambahkan, Komisi V DPR akan memberikan dukungan agar Provinsi Kaltim mendapatkan porsi anggaran lebih banyak untuk pembangunan infrastruktur, terutama apabila UU IKN telah disetujui. Untuk itu dirinya berharap agar pembahasan mengenai UU IKN segera masuk ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di DPR.

Baca Juga: Jalan dan Jembatan Provinsi Sumut Telah Siap Hadapi Libur Nataru

Dalam kunjungan kerja tersebut, rombongan Komisi V DPR melakukan peninjauan pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda. Progres pembangunan jalan tol sepanjang 99,35 km tersebut secara keseluruhan telah mencapai 97,4 persen.

"Ruas tol pertama di Kalimantan ini memerlukan langkah-langkah khusus untuk penanganan longsor di beberapa titik yang sering terjadi. Dan Jembatan Pulau Balang, kami minta dilakukan percepatan pembangunannya untuk konektiviitas jalur selatan Trans Kalimantan," kata Lasarus.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang turut dalam kunker tersebut mengatakan bahwa saat ini pembangunan Seksi II, III, dan IV jalan tol tersebut telah selesai dan siap untuk dilaksanakan tes kelayakan fungsi, sedangkan untuk seksi I dan V masih terdapat kendala teknis berupa tanah longsor pada beberapa titik.

"Seksi 1 dan 5 akan ada perbaikan pondasi. Ini memang seperti Tol Palindra (Palembang-Indralaya) ada masalah rawa, intinya kami akan segera tanggulangi," jelas Menteri PUPR.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0