Status Eks Napi Ahok Disoal, PDIP: Ada Orang Dipenjara Karena Prinsip, Contoh Bung Karno

Hendrawan menilai Ahok merupakan sosok yang berani melakukan terobosan dan berintegritas
Status Eks Napi Ahok Disoal, PDIP: Ada Orang Dipenjara Karena Prinsip, Contoh Bung Karno
Ahok bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Merdeka.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno membela mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang hendak menjabat pimpinan BUMN, namun dipersoalkan terkait statusnya yang mantan narapidana (napi).

Baca juga: PDIP Dukung Ahok Jadi Bos BUMN 

Menurut dia permasalahan bekas napi atau bukan, penilaiannya tergantung dari apakah status tersebut disandang hasil tekanan politis atau bukan. 

Sebab, kata dia ada juga tokoh bangsa dan dunia yang dipenjara karena memegang prinsip kebenaran. 

"Soalnya ada orang yang dipenjara karena keberanian memegang prinsip. Nelson Mandela dan Bung Karno adalah contoh yang sering disebut. Ada orang yang dipenjara karena korupsi, ada orang yang tidak dipenjara karena kelihaian memainkan bukti-bukti ketidakterlibatan," ujar Hendrawan, Kamis (15/11/2019). 

"Prinsipnya setuju harus selektif. Termasuk apakah pidana penjara seseorang lebih sebagai hasil penafsiran dan tekanan politis, atau bukan. Jadi pertimbangan utama hendaknya tetap pada integritas dan kompetensi," imbuh dia. 

Ahok, dinilai Hendrawan sangat layak menjadi pimpinan BUMN. Apalagi jika yang dibutuhkan ialah sosok yang berani melakukan terobosan dan bersih. 

"Bila bobot terbesar pada keberanian melakukan terobosan, integritas dan kompetensi, dia sangat layak untuk dipertimbangkan," tuturnya. 

Terkait statusnya sebagai mantan napi, ia meminta para pengambil keputusan mengkaji kasus per kasus, sehingga mendapat kesimpulan yang kredibel. 

"Kami berharap tim penilai akhir (TPA) mempertimbangan rekam jejak para calon secara seksama dan objektif," jelasnya.

Ahok dipastikan akan menjadi pimpinan BUMN, baik itu direksi ataupun di jajaran komisaris. Kabar yang beredar, ia bakal menjadi bos Pertamina. Meski begitu, pro dan kontra muncul menyikapi rencana ini. 



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0