Selain DPR, PDIP Incar Posisi Ketua MPR?

Ahmad Basarah mengisyaratkan PDIP turut mengincar posisi ketua MPR
Selain DPR, PDIP Incar Posisi Ketua MPR?
Politisi PDIP sekaligus Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah
Untitled Document

Jakarta, Nusantaratv.com -Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Basarah mengatakan tak ada larangan partai mengajukan kadernya untuk menjabat sebagai ketua DPR dan MPR dalam periode yang sama. Hal ini mengacu Undang-undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) atau pun tata tertib MPR.

"Bagi PDI Perjuangan memang tidak ada ketentuan bahwa kalau sudah memiliki ketua DPR, maka tidak boleh memiliki ketua MPR. Artinya bebas aja sepanjang nama tersebut terpilih di dalam sidang paripurna MPR," ujar Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (18/7/2019). 

Basarah berharap seluruh pimpinan partai politik dapat segera melakukan lobi musyawarah secara mufakat. Sehingga nama-nama tersebut dapat segera di paripurnakan untuk memilih ketua MPR yang baru.

"Dapat dilakukan secara musyawarah mufakat bukan dengan cara voting. Karena musyawarah mufakat itu adalah tradisi khas demokrasi Pancasila Indonesia," kata dia. 

Basarah mengungkapkan pengalaman sebelumnya pemilihan pimpinan MPR berlangsung keras. Karena itu ia berharap, pemilihan tahun ini bisa dilakukan dengan musyawarah mufakat.

"Ciri khas MPR karena namanya Majelis Permusyawaratan Rakyat, jadi diharapkan apapun nanti melalui musyawarah mufakat," tuturnya. (Rizk)