Percepat Kongres, PDIP Bantah Mau Ganti Mega

Percepatan kongres PDIP disebut bukan untuk melengserkan Megawati Soekarnoputri dari posisi ketua umum
Percepat Kongres, PDIP Bantah Mau Ganti Mega
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri

Jakarta, Nusantaratv.com -Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Trimedya Pandjaitan, membantah kabar jika percepatan kongres sebagai upaya penggantian Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut dia, agenda kongres ialah restrukturisasi pengurus hingga pembatasan kader yang duduk di eksekutif.

"Tidak ada, kita membutuhkan (Megawati sebagai Ketum) dan dari atas sampai bawah, dan kita juga melihat Ibu masih firm benar memimpin PDIP dan terbukti kemarin 2019 kita masih bisa menang," ujar Trimedya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Trimedya membenarkan adanya agenda regenerasi dalam kongres. Tapi bukan untuk menyentuh pucuk pimpinan, Megawati Soekarnoputri. Regenerasi, kata dia, kemungkinan terjadi pada jabatan sekretaris jenderal, ketua DPP, wakil sekjen dan posisi lainnya. 

"Itu kan  bagian dari regenerasi, tapi kita bisa menangkap apa yang diinginkan Ibu (Megawati) tentu gerak partai harus lebih gesit lagi di periode yang akan datang ini," tuturnya.

Kabar pergantian ketua umum, menurut Trimedya mencuat di internal. Sejauh ini, menjelang rapat kerja nasional (rakernas) PDIP yang akan digelar Rabu (19/6/2019),  fokus pada pengisian posisi pimpinan DPRD hingga DPR oleh ketua umum. Adapun fokus Kongres PDIP 8-10 Agustus 2019 mendatang salah satunya membahas munculnya posisi baru yakni ketua harian sampai persiapan jelang pilkada serentak 2020.

Selain itu, percepatan kongres juga merujuk pada evaluasi sebelumnya. Pada saat pemerintahan Jokowi berjalan baru satu tahun, PDIP menggelar kongres. Hal ini dinilai membuat pemerintahan Jokowi kurang efektif. 

"Maka akan lebih efektif lagi kalau seandainya sudah terbentuk dulu DPP-nya baru pemerintahan bekerja," jelasnya.

Ia juga menepis adanya fraksi-fraksi yang berfriksi di internal PDIP. Trimedya mengatakan tidak benar bahwa ada persaingan antara putra dan putri Megawati dalam menduduki pucuk pimpinan PDIP. 

"Selama tujuh tahun di DPP saya tidak melihat itu. Saya tujuh tahun di DPP saya tidak melihat seperti itu," tandasnya. (Rizk)



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0