Menkopolhukam Gelar Rapat Koodrinasi Soal RUU Penyiaran

Keamanan Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Yang Dipimpin Oleh Sekretaris Deputi Marsma TNI Asep Chaerudin
Menkopolhukam Gelar Rapat Koodrinasi Soal RUU Penyiaran
Wawan Purwanto (Direktur Informasi BIN)
Untitled Document

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menyelenggarakan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Deputi Marsma TNIAsep Chaerudin, membicarakan tentang persoalan migrasi TV Analog ke TV Digital.

"Permasalahan ini sampai kini masih dalam tahap pemungutan keputusan di Badan Legislasi,” kata Sesdep Kominfotur di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (24/1/2018).

Menurutnya, begitu besarnya guna Penyiaran TV Digital dalam menyokong pembangunan ekonomi nasional, maka revisi UU Penyiaran No. 32 Tahun 2002 yang telah 10 tahun tidak selesai, serta tidak jarang kali masuk dalam Prolegnas perioritas, seharusnya segera diundangkan.

"Pemerintah hendak mengalihkan ke televisi digital supaya lebih efisien. Digitalisasi adalahsesuatu yang mustahil dihindari, tetapi masih terkendala sampai saat ini juga revisi undang-undang penyiaran belum rampung. Digitalisasi penyiaran dipercayai sangat diperlukan untuk semua masyarakat di Indonesia,” jelasnya.

Sesdep menambahkan Sistem Penyiaran TV Digital mempunyai kualitas penyiaran dan penerimaan yang jauh lebih baik, dimana menghasilkan resolusi gambar yang lebih tinggi dan suara yang jernih, serta memiliki keawetan terhadap interferensi dan situasi lintasan radio yang berubah-ubah terhadap masa-masa (sinyal TV digital dapat diciduk dalam suasana TV bergerak atau mobile).

Di samping itu, lanjut Sesdep, sistem Penyiaran TV Digital memiliki ongkos investasi dan operasional yang lebih murah dikomparasikan TV analog sebab kebutuhan daya pancar yang jauh lebih kecil dimana 1 frekuensi TV analog bisa melayani 12 chanel TV Digital.

"Ini untuk menyokong Nawacita Jokowi-JK (Membangun Indonesia dari Pinggiran) melewati Penyiaran yang merata di semua Indonesia dalam menambah pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” jelas Sesdep Kominfotur.