Ma'ruf Amin Nilai Komposisi Menteri Parpol dan Profesional Perlu Dibahas

Ma'ruf Amin nilai komposisi menteri profesional dan parpol perlu pembahasan bersama
Ma'ruf Amin Nilai Komposisi Menteri Parpol dan Profesional Perlu Dibahas
Wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin dalam acara halal bihalal Dewan Syariah MUI
Untitled Document

Jakarta, Nusantaratv.com -Wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin menilai, pembagian kursi menteri kabinet mendatang perlu memperhatikan komposisi antara kalangan profesional dan partai politik (parpol). Hal ini seperti yang pernah berlangsung di kabinet sekarang. 

"Dulu ada. Dulu itu kan 15 dari, kalau tidak salah ya, dari partai. 19 dari profesional. Walaupun dari partai sendiri juga harus profesional juga. Cuma profesional yang merepresentasikan partai dan profesional yang tidak merepresentasikan partai," ujar Ma'ruf di acara halalbihalal Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Rabu (3/7/2019) malam. 

Kendati begitu, Ma'ruf mengaku belum mengetahui jumlah baik menteri yang berasal dari profesional maupun parpol di kabinetnya. Hal tersebut, kata dia masih perlu dibahas bersama. 

"Nah itu belum tahu lagi besok. Partai ini mau berapa dikasih, profesionalnya berapa. Itu kan harus dirundingkan. Berapa yang pantas untuk partai, berapa untuk profesional. Belum lah," jelas Ma'ruf.

Jokowi sebelumnya memberi petunjuk sosok yang akan menduduki kursi menteri. Antara lain berasal dari para profesional baik profesional asal parpol maupun nonparpol juga dari kaum muda. Hingga kini pembahasan calon menteri belum dilakukan pihak koalisi Jokowi-Ma'ruf. (Rizk)