Ketum Barnus: Visi Indonesia Jokowi-Maruf Luar Biasa

Menurut Nurdin isi pidato Jokowi kebutuhan bangsa saat ini dan ke depan
Ketum Barnus: Visi Indonesia Jokowi-Maruf Luar Biasa
Ketum Barnus Nurdin Tampubolon (kiri) bersama wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin (Elvan J Siagian)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Umum Barisan Nusantara (Ketum Barnus) Nurdin Tampubolon memuji pidato Visi Indonesia presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7/2019). Apa yang disampaikan Jokowi dinilai memang merupakan kebutuhan bangsa.

"Visi 2019-2024 Jokowi-Ma'ruf Amin itu luar biasa. Keberanian Jokowi-Ma'ruf menyusun visi Indonesia adalah suatu kebutuhan bangsa saat ini dan masa mendatang. Jadi semua sudah dipaparkan, mulai dari infrastruktur, kualitas sumber daya manusia (SDM), investasi, efisiensi dan hal-hal lain yang menurut Presiden bertujuan untuk membangun bangsa ini," ujar Nurdin di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Jika yang disampaikan Jokowi terwujud, Nurdin yakin dalam waktu 15-20 tahun ke depan Indonesia menjadi negara maju yang memiliki pendapatan produk domestik bruto (PDB) yang masuk empat besar dunia.

"Ini keberanian pemerintah yang membuat mindset berbeda, bagaimana pola pikir yang lama menuju pola pikir yang baru, pola digital," tuturnya.

Melalui Visi Indonesia, Nurdin yakin daya saing internasional bangsa bisa terealisasi. Peningkatan daya saing global ini dianggap penting, mengingat selama ini Indonesia kerap menjadi negara pasar bukan produsen.

Jika kualitas dan kuantitas produk kita berstandar internasional, kata Nurdin, otomatis neraca perdagangan Indonesia meningkat. Peningkatan daya saing ini harus dilakukan secara berkelanjutan.

"Sehingga kita bukan hanya menjadi pasar, tapi kita bisa bersaing di luar negeri untuk ekspor, yang akhirnya neraca perdagangan kita akan surplus, ekspor kita meningkat daripada impor kita. Ini yang dimaksud Pak Jokowi bagaimana membangun daya saing bangsa," jelas penulis buku Ma'rufnomics ini.

Jokowi sebelumnya menyampaikan pidato pertamanya sebagai presiden terpilih, di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Minggu (14/7/2019) malam. Dalam pidato, Jokowi menyebut lima tahapan besar yang akan dilakukan bersama wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin, untuk membuat Indonesia lebih produktif serta memiliki daya saing dan fleksibilitas tinggi dalam menghadapi perubahan dunia. Antara lain meneruskan pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya alam, membuka pintu investasi selebar-lebarnya, reformasi birokrasi, dan pengaturan anggaran pada APBN. Mantan Wali Kota Solo juga membahas keberagaman, demokrasi yang beradab, serta kemajuan bangsa dengan seluruh elemen pendukungnya. (Rizk)



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0