Ini Penyebab PDIP dan Golkar Tak Ngotot Minta Menteri?

Ray Rangkuti ungkap penyebab PDIP dan Golkar tak umbar permintaan jatah menteri ke Jokowi
Ini Penyebab PDIP dan Golkar Tak Ngotot Minta Menteri?
Pengamat politik Ray Rangkuti (Liputan6.com)
Untitled Document

Jakarta, Nusantaratv.com -Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar tak banyak bersuara ke publik terkait jatah kursi menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Sikap berbeda ditunjukkan PKB, NasDem, dan PPP yang telah menyampaikan jumlah kursi menteri yang pantas didapat. Menurut pengamat politik Ray Rangkuti, sikap PDIP demikian lantaran kini parpol tersebut telah mendapat empat kursi menteri dan satu posisi setingkat menteri. Sehingga di kabinet selanjutnya, mereka optimis memperoleh kursi lebih atau minimal lima kembali. 

"Mereka sudah pasti dapat minimal lima, enggak perlu grasak-grusu karena PDIP juga partainya Presiden. Presiden pun tidak ingin partainya ke depan buram (tak terlihat), makanya PDIP adem-adem aja," ujar Ray di Jakarta, Rabu (11/7/2019).

Sementara sikap Golkar, menurutnya memang telah menjadi gaya partai tersebut sejak dulu, yang tidak bisa berada di luar pemerintahan.

"Golkar kalem tapi dapat, dua tahun tahun dia jadi oposisi, lalu ikut kekuasaan, dapat dua menteri," jelasnya. 

Adapun untuk parpol yang agresif meminta kursi menteri, kata Ray, sikap itu merupakan bagian dari siasat agar masyarakat melihat dan Presiden Jokowi mendengar. 

"Kalau mereka enggak teriak-teriak, bisa jadi jatahnya tidak sesuai yang diinginkan, mereka harus menunjukkan ke publik kalau sudah bekerja keras, dan biar didengar Pak Jokowi juga," tandasnya. (Rizk)