Didebat Komisi VI DPR, Erick Thohir Minta Maaf

Pemaparan soal suntikan modal BUMN dinilai Komisi VI DPR tak lengkap
Didebat Komisi VI DPR, Erick Thohir Minta Maaf
Anggota Komisi VI Rieke Diah Pitaloka saat raker dengan Kementerian BUMN. (Elvan J. Siagian)

Jakarta, Nusantaratv.com -  ​​​Perdebatan muncul dalam rapat kerja (raker) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Komisi VI DPR RI, Senin (2/12/2019). 

Baca juga: Atur Anak dan Cucu BUMN, Erick Thohir Bakal Terbitkan Permen

Awalnya, Direktur Utama PT PANN (Persero) Hery Soegiarso Soewandi memaparkan soal PMN yang diberikan ke perseroan di raker yang membahas Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk BUMN tahun 2019 dan 2020 ini. 

"Awalnya PT PANN ini didanai oleh kerja sama dengan Belanda. Tapi sejak tahun 1994 sampai saat ini kita PT PANN sudah mendanai sendiri karena kerja samanya sudah selesai dan PT PANN ini jika negara masih ingin berlanjut mungkin bisa didanai tambahan melalui APBN," ujar Hery di Ruang Rapat Komisi VI DPR. 

Menanggapi Hery, anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron memandang bahan paparan yang disampaikan terkait suntikan modal buat BUMN tak lengkap.

"Bagaimana kita yakin PMN ini akan kita berikan jika materi saja tidak ada? Ini menurut UU itu kita harus menerima materi H-3 agar kita bisa mendalami terlebih dahulu. Nah sekarang malah materi saja tidak ada," kata dia. 

Sementara, anggota Komisi VI lainnya, Rieke Diah Pitaloka menanggapi dengan meragukan PMN yang diberikan ke BUMN, apabila datanya tak jelas.

"Jika perusahaan sudah begini bagaimana kita percayakan PMN tersebut? Jangan-jangan PMN-nya nanti hanya akan dibuat membayar gaji karyawan. Seharusnya ini diaudit. Jika memang tidak bisa dilanjutkan lagi ya asetnya ditarik pemerintah dan perusahaannya kita tutup," papar dia.

Erick yang turut merespons, menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan pihaknya dalam pemaparan. 

"Saya mohon maaf jika ada kekurangan, dan saya juga tidak mau menyalahkan kementerian sebelumnya karena bagaimanapun semua pasti ada kekurangan dan kelebihannya," tandasnya. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0