Demokrat Tetap Dukung Jokowi Kendati Kadernya Tak Jadi Menteri

Demokrat tetap dukung pemerintah walau kadernya tak jadi menteri Jokowi-Ma'ruf
Demokrat Tetap Dukung Jokowi Kendati Kadernya Tak Jadi Menteri
Presiden Jokowi bersama Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Jakarta, Nusantaratv.com -Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) telah rampung menyusun kabinet pemerintahan mendatang. Partai Demokrat mengaku tak mempermasalahkan jika nantinya tidak ada satupun kadernya yang masuk dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin, kendati telah mendukung pemerintah. 

Sebab, Demokrat sadar jika penyusunan menteri merupakan hak prerogatif presiden. Apalagi partai politik pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak pernah menyodorkan nama-nama kader kepada Jokowi.

"Untuk Demokrat saya kira bukan masalah menteri atau tidak menteri, tapi ketika kita sudah menyatakan kita bersama pemerintah ya apapun keputusan pemerintah kita akan hargai. Khususnya Presiden Jokowi selaku presiden terpilih, hak prerogatif Presiden. Jadi kita bukan masalah kita dapat atau tidak dapat kursi, toh selama ini demokrat tidak pernah menyodor-nyodor menteri juga," ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Demokrat, kata Nurhayati menghormati seluruh keputusan yang nantinya akan diambil Jokowi. Meski begitu, Nurhayati menegaskan partainya akan tetap bersama pemerintah, andai kadernya tidak masuk di kabinet.

"Demokrat kan kita sudah berkali-kali menunjukkan sinyalnya, artinya bagaimana AHY diundang ke istana oleh Pak Jokowi dan kemudian pertemuan-pertemuan berikutnya. Tetapi memang menteri ini kan hak prerogatif presiden, jadi kami hargai apapun yang akan diputuskan oleh Pak Jokowi," tandasnya.