Bamsoet Usul Munas Golkar Usai Pelantikan Jokowi

Demi menjaga nama baik partai, Bamsoet usul munas dilaksanakan usai pelantikan Jokowi-Ma'ruf
Bamsoet Usul Munas Golkar Usai Pelantikan Jokowi
Politisi Golkar yang juga Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) Liputan6.com
Untitled Document

Jakarta, Nusantaratv.com - Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyarankan musyawarah nasional (Munas) Golkar dilaksanakan usai pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin. Usulan itu bertujuan agar menjaga suasana politik tetap kondusif.

"Saya katakan dengan tegas kalau kita memiliki komitmen untuk menjaga suasana politik yang kondusif karena tanggal 20 Oktober adalah pelantikan presiden kita jaga, jangan sampai ada kegaduhan menjelang 20 Oktober," kata Bamsoet di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).

Munas setelah pelantikan Jokowi-Ma'ruf, kata dia bisa berdampak positif. Partai menurutnya bisa terhindar dari pandangan negatif yaitu Golkar hendak bagi-bagi jabatan penting di pemerintah.

"Jadi saya pribadi berpandangan kalau kawan-kawan setuju kita lakukan Munas setelah pelantikan presiden. Yang pertama agar tidak ada tudingan bagi kami, bahwa kami menginjak posisi-posisi penting karena merebut partai sebelum pengisian jabatan-jabatan itu," jelasnya. 

Bamsoet mengatakan, tujuan utama setiap pemimpin Golkar ialah menjaga nama besar partai, bukan mengejar jabatan.

"Karena tujuan kami memimpin partai bukan hanya melulu soal jabatan tapi yang lebih penting adalah menjaga partai ini agar tetap besar. Jadi saya tegaskan kami berkomitmen menjaga suasana politik kondusif sampai pelantikan presiden kalau perlu sampai pelantikan kabinet agar kami tidak dituding menginginkan posisi-posisi itu," tandasnya. (Rizk)