Pesugihan, ‘Mesin’ Bikin Kaya Mendadak

Istilah Pesugihan berasal dari bahasa Jawa ‘sugih’ yang berarti kaya. Pesugihan memiliki makna sebagai suatu upaya mendapatkan kekayaan secara instan.

Ilustrasi, sesajen untuk ritual pesugihan

Nusantaratv.com - Ditangkapnya seekor Babi yang diyakini oleh masyarakat di kawasan Bedahan, Sawangan, Depok, sebagai jelmaan dari seseorang yang melakukan ‘pesugihan Babi Ngepet’ viral, setelah videonya diunggah di media sosial oleh salah seorang warga.

Lalu apa yang dimaksud dengan pesugihan itu? 

Istilah Pesugihan berasal dari bahasa Jawa ‘sugih’ yang berarti kaya. Pesugihan memiliki makna sebagai suatu upaya mendapatkan kekayaan secara instan. Disebut instan karena pelaku pesugihan tidak harus bekerja keras, namun kekayaan akan mengalir deras kepadanya. 

Dalam praktek Pesugihan, akan terjadi kerjasama, antara manusia dan makhluk dunia lain, misalnya jin atau setan. Sebagai kompensasi dari kerjasama itu, biasanya ada imbalan atau ‘tumbal’ yang harus dibayarkan atas kekayaan yang diperoleh dari kerjasama itu. Dan tumbal yang diminta bisa berupa nyawa, baik dari pihak keluarga sendiri maupun nyawa orang lain. Namun ada juga pesugihan yang tidak menuntut nyawa.

Baca Juga: Pesugihan Sate Gagak, Cara Pintas Jadi Kaya

Tempat-tempat seperti makam, goa bahkan gunung yang dikeramatkan oleh masyarakat menjadi tempat memburu pesugihan. Praktek Pesugihan dapat dilakukan melalui ritual-ritual gaib seperti semedi, membaca mantra, mempersembahkan sesajen atau ritual-ritual lainnya.

Berikut beberapa jenis pesugihan yang dirangkum dari beberapa sumber yang masih dipraktekkan hingga saat ini. 

1. Pesugihan Uang Kontan
Merupakan jenis Pesugihan dimana si pelaku langsung berhadapan dengan setan dan melakukan tawar-menawar sejumlah uang atau harta yang akan diberikan. Biasanya mencapai angka ratusan juta atau bahkan milyaran. Kontak dengan setan ini biasa dilakukan dengan memakai jasa perantara seorang pawang khusus.

Ilustrasi, tumpukan uang

Dalam Pesugihan uang kontan, jiwa pelaku Pesugihan kemudian ditahan. Badannya dimasuki roh setan yang melakukan kontak dengannya. Badan ini kemudian pulang untuk mengantarkan uang sesuai jumlah yang disepakati. Begitu uang diterima keluarga di rumah, roh setan akan ditarik pulang. Akibatnya bisa dibayangkan, si pelaku pesugihan tadi segera meninggal dunia.

2. Pesugihan Cupang
Inilah jenis Pesugihan yang mengharuskan pelaku untuk menjual nyawa orang yang dicintai. Biasanya anak atau istri, semakin disayang semakin banyak uang yang bisa digadaikan. Mereka yang telah dijual nyawanya sebagai tumbal akan segera meninggal dunia.

Resiko yang harus ditanggung pelaku Pesugihan Cupang memang cukup besar. Selain harus mengorbankan anggota keluarga, tirakat atau lelakunya juga cukup pelik. Si pelaku perlu menyediakan ruangan khusus beraroma dupa dan darah ayam segar pada tanggal-tanggal tertentu.

Baca Juga: Dituding Pakai Pesugihan, Keluarga Ruben Onsu Geram dan Laporkan Roy Kiyoshi ke Polisi

3. Pesugihan Perewangan
Pesugihan Perewangan (perewangan= sebangsa makhluk halus) ditempuh dengan cara mengambil sejenis makhluk halus dari alam gaib yang kemudian membantu si pelaku menjadi kaya. Karena itu, setiap tahun Perewangan tersebut harus diberi tumbal. Entah istri, anak, pembantu atau orang lain yang ikut diberi makan dengan uang darah Perewangan. Setelah pelaku itu meninggal dunia, ia menjadi budak Perewangan yang memberinya harta.

4. Pesugihan Nyi Blorong
Bukan rahasia lagi banyak orang mengenal pesugihan Nyi Blorong yang mampu mewujudkan permintaan manusia dengan jalan bersekutu. Pesugihan Nyi Blorong paling banyak diburu termasuk pesugihan kelas atas. Konon, pihak yang melakukan ritual Nyi Blorong bisa kaya hingga dua dekade. Pesugihan yang satu ini meminta tumbal dan saat meninggal roh-nya akan jadi pengikut Nyi Blorong.

Ilustrasi pesugihan

Sebelum melakukan pesugihan, sang pelaku harus mencari guru paranormal yang bisa dimintai. Lalu, pelaku pesugihan harus menyediakan ritual cawis sesaji. Ritual yang dilakukan dengan menyediakan kamar yang nantinya dipakai si pelaku pesugihan untuk mengundang Nyi Blorong. Inilah awal pesugihan Nyi Blorong dan berakibat yang mengerikan.

5. Pesugihan Bulu Genderuwo
Pesugihan bulu genderuwo memang kurang populer di masyarakat ketimbang pesugihan Nyi Blorong, pesugihan babi ngepet dan pesugihan-pesugihan lainnya. Hal menarik dalam pesugihan ini tidak membutuhkan tumbal berupa nyawa manusia. Tidak banyak melakoni ritual pesugihan ini karena diyakini merupakan pesugihan hitam yang sulit.

Pelaku harus mencabut bulu genderuwo secara langsung.

Untuk melakukan pesugihan ini dibutuhkan nyali besar. Orang yang menginginkan pesugihan ini harus menyiapkan masakan dari burung gagak dan berdiri di bawah pohon gayam sembari bertelanjang bulat. Karena risiko inilah tidak banyak orang yang berani melakukan ritual pesugihan bulu genderuwo.

Baca Juga: Soal Tumbalkan Diri Dinikahi Genderuwo Demi Pesugihan, Bebby Fey Buka Suara

6. Pesugihan Babi Ngepet
Pesugihan babi ngepet adalah ritual pesugihan yang menggunakan jasa siluman babi sebagai perantara. Mengikuti ritual pesugihan babi ngepet tidak bisa sendirian, paling tidak harus ada dua orang. Dikisahkan dengan pesugihan, seseorang dapat berubah jadi babi dan mampu mencuri benda berharga tanpa ketahuan.

Syaratnya adalah mitra kerja harus bisa menjaga nyala api lilin agar tetap menyala. Pesugihan ini begitu terkenal karena menghebohkan berbagai tempat di Indonesia.  

Ilustrasi, kumpulan sejumlah uang.

7. Pesugihan Minyak Kuyang atau Kawiyang
Minyak kawiyang adalah salah satu bentuk pesugihan ilmu hitam di Kalimantan yang mempunyai sejarah panjang mengiringi peradaban suku-suku di tanah Kalimantan. Minyak Kuyang disimpan dalam wadah bernama Cecupu.

Konon, lima jenis minyak dengan warna yang berbeda mempunyai efek berbeda.

Salah satunya adalah minyak warna putih yang bisa membawa pulang kembali uang yang sudah dibelanjakan. Biasanya korban yang dicari adalah wanita yang melahirkan, karena darah yang keluar dari proses persalinan akan mengeluarkan darah yang banyak.


8. Pesugihan Nyai Puspo Cempoko
Pesugihan nyai puspo cempoko dan ritualnya dikatakan menyimpang dari ajaran agama. Pesugihan ini sudah banyak dipraktikan oleh orang yang terjerat banyak hutang yang ingin cepat kaya dalam waktu singkat dan malas kerja, tetapi ingin punya banyak harta.

Baca Juga: Mau Cepat Kaya, Janda Diperkosa dan Dibunuh Buat Pesugihan

Konon, nyai puspo cempoko adalah penunggu pulau Kabongan, Rembang.

Ia akan mengganjar kekayaan pada laki-laki yang bersedia menjadi suaminya. Syaratnya adalah pelaku harus menyediakan satu ruangan khusus untuk nyai puspo cempoko dengan si lelaki tersebut. Selain itu, peminta kekayaan harus menyediakan sesajen tiap malam hari, seperti jajan pasar, kelapa hijau, bakaran menyan madu, dan kembang. 

Nah itulah beberapa jenis pesugihan yang cukup terkenal dan banyak diminati. Tentu masih banyak jenis-jensi pesugihan lain selain  yang telah disebutkan di atas.  

Sumber: era.id & pesugihanjawa.com

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK