Pesan Natal Paus: Negara Dunia Saling Bantu Atasi Pandemi

Nusantaratv.com - 24/12/2020 03:57:30

Paus Fransiskus. (Net)
Paus Fransiskus. (Net)

Nusantara TV Paus Fransiskus menyampaikan pesan Natal 2020 di Basilika Santo Petrus, Vatican City, Jumat (25/12/2020).

Ia berharap negara-negara di dunia saling membantu agar pandemi Covid-19 usai, dan konflik-konflik di sejumlah negara juga bisa segera berakhir. 

Baca juga: Malam Natal, Boko Haram Bakar Gereja dan Bunuh 11 Orang 

Pria 84 tahun kelahiran Argentina itu juga memberikan pemberkatan Urbi et Orbi.

"Pikiran saya tertuju kepada para keluarga: kepada mereka yang tidak bisa berkumpul hari ini dan mereka yang terpaksa tetap di rumah," ujar Paus Fransiskus.

"Kita berasal dari berbagai benua, dari bermacam-macam bahasa dan budaya, dengan identitas dan perbedaan masing-masing, tetapi kita semua saudara," imbuhnya. 

Paus Fransiskus kemudian melanjutkan pesannya tentang vaksin virus corona supaya tersedia untuk semua orang, terutama golongan paling berisiko terkena Covid-19.

Paus bernama asli Jorge Mario Bergoglio itu memohon kepada para pemimpin negara, perusahaan farmasi, dan badan-badan internasional agar bekerja sama, bukan bersaing, guna memastikan ketersediaan vaksin Covid-19 secara luas.

Paus pun mendoakan agar para migran, pengungsi, dan korban perang yang tak bersalah di seluruh dunia, segera mendapatkan kedamaian.

Wajah anak-anak yang menderita di Suriah, Irak, dan Yaman, kata Paus Fransiskus, sangat menyentuh hati nurani orang-orang dan membuat mereka berdoa untuk mengupayakan perdamaian.

"Semoga orang Israel dan Palestina mendapatkan kembali rasa saling percaya dan mencari perdamaian yang adil dan langgeng, melalui dialog langsung yang dapat mengakhiri kekerasan serta kebencian mendalam," kata dia. 

"Dengan demikian menjadi saksi di hadapan dunia tentang indahnya persaudaraan," imbuhnya, dikutip dari BBC. 

Paus Fransiskus turut memanjatkan doa agar rekonsiliasi segera tercapai untuk mengakhiri konflik di Nagorno-Karabakh, Etiopia, Sudan Selatan, Nigeria, dan Kamerun.

Sebelum memanjatkan doa Natal, Paus Fransiskus memimpin misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus di hadapan kurang dari 200 jemaat yang mengenakan masker. Mereka sebagian besar merupakan pegawai di Vatican City.

Misa juga dimajukan dua jam ke pukul 19.30 waktu setempat, guna mematuhi aturan jam malam di Italia.