Warga Hentikan Paksa Ritual Upacara Keagamaan Hindu di Bantul, Menag Sebut Akan Kirim Tim Mediasi

Menag Fachrul Razi Kirim Tim Mediasi Kasus Penghentian Paksa Ritual Hindu.
Warga Hentikan Paksa Ritual Upacara Keagamaan Hindu di Bantul, Menag Sebut Akan Kirim Tim Mediasi
Menag Fachrul Razi. (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sejumlah warga menghentikan paksa ritual Piodalan atau Peringatan Maha Lingga Padma Buana, di Dusun Mangir Lor, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Selasa (12/11/2019).

Menteri Agama (Menag) Jenderal (Purn) Fachrul Razi mengaku tengah mempelajari persoalannya dan akan mencoba menjembatani sehingga bisa ditemukan solusi. 

Saya pasti akan nanya apa masalahnya. Saya akan kirim tim untuk menengahi, mencoba menjembatani satu per satu, case by case untuk dimusyawarahkan - ujar Fachrul Razi, di Istana Negara, Jakarta, dilansir laman Kemenag, Kamis (14/11/2019). 

Sekadar informasi, Piodalan adalah doa leluhur yang mengakar dalam tradisi Hindu Bali. Piodalan di Mangir Lor digelar untuk memperingati wafatnya Mahalingga Padma Bhuwana Manggir. Upacara tersebut sedianya digelar selama dua sesi sejak pukul 13.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. 

Baca Juga: Wamenag: Pemahaman Agama yang Sempit Bisa Mengarah ke Radikalisme

Sejak pukul 13.00 WIB, Piodalan berjalan lancar. Selain beragam sesaji, ritual ini diisi dengan doa-doa. Warga dari luar Bantul juga datang untuk ikut upacara ini. Namun, ada sejumlah warga yang kemudian berkumpul di sekitar jalan masuk lokasi dan mencegat para tamu.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Kapolsek Pajangan AKP Sri Basariah datang dan menyampaikan keberatan warga gelaran Piodalan. Dia menganggap situasi sudah tidak kondusif dan meminta panitia menyudahi prosesi upacara keagamaan. Permintaan itu dipenuhi panitia.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
1
wow
0