Sadis, Debt Collector Dimutilasi Saat Tagih Hutang, Mayat Bau Busuk

Jenal Ompusunggu menjalani profesi sebagai debt collector menjadi korban mutilasi.
Sadis, Debt Collector Dimutilasi Saat Tagih Hutang, Mayat Bau Busuk
Debt Collector

Jakarta, Nusantaratv.com - Seorang debt collector, menjadi korban mutilasi. Ketika ditemukan di wilayah wisata, Sukanagara, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), pada Kamis (26/9/2019), pukul 14.00 WIB, jasad korban terpisah dengan kepala. 

Aparat kepolisian dari Polres Cianjur awalnya kesulitan mengungkapkan identitas mayat. Hingga akhirnya pada Jumat (4/10/2019), identitas mayat terkuak. Korban bernama Jenal Omposunggu.

Jenal menjalani profesi sebagai debt collector. Dia tinggal bersama Togu Ompusunggu, yang merupakan kakak kandungnya. Mengetahui adiknya menjadi korban mutilasi, Togu mengaku syok.

Togu mengungkapkan dirinya terakhir bertemu dengan adik kandungnya itu pada Senin (2/10/2019), dan akhirnya ditemukan meninggal secara sadis. 

"Makanya keluarga syok begitu mendengar kabar ini karena sebelumnya tidak ada firasat sama sekali dan dia yang saya tahu tidak pernah punya musuh," ujar Togu.

"Ada polisi juga yang ngasih tahu dan kami juga sempat mencari mayatnya ke beberapa rumah sakit, ternyata positif ada di RSUD Sayang," lanjut Togu, dikutip dari Tribunnews, Selasa (15/10/2019).

Dalam kasus ini, polisi telah menangkap tujuh tersangka, dimana dua di antaranya berperan sebagai eksekutor sekaligus tersangka utama, yakni ANA alias Ahek, warga Cimahi dan CK alias Maung, warga Kabupaten Bandung Barat.

Kemudian lima tersangka lain adalah WL, ditangkap karena sebagai penadah HP, SP sebagai penadah HP, DA sebagai perantara penadah motor, serta AT ditangkap karena perantara penadah motor, dan YP sebagai penadah motor.

Ahek mengungkapkan alasanya membunuh Jenal. Dia merasa sakit hati lantara dipermalukan korban.

"Saya punya hutang Rp40 juta dan berbunga sampai harus dibayar Rp150 juta. Padahal setiap hari saya bayar Rp300-400 ribu, tapi cara dia menagih sudah kelewat batas," tutur Ahek.

Disisi lain, Ahek sudah lama mengenal korban. "Saya sudah kenal dengannya selama belasan tahun," cetus Ahek.

Sementara itu, berdasarkan hasil visum, diketahui mayat terluka di bagian usus dan bahu lengan sebelah kanan.

"Lukanya bagian usus, ada luka di bagian bahu lengan kanan, dan ada bercak darah pada kaus," tukas Kapolsek Sukanagara AKP Cahyadi.

Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0