Petugas Berhasil Menangkap 22 Orang Pembakar Hutan dan Lahan di Jambi

Tim Gabungan Satgas Karhutla Jambi berhasil menangkap 22 orang masyarakat yang diduga pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di aral konsesi PT REKI di desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi.
Petugas Berhasil Menangkap 22 Orang Pembakar Hutan dan Lahan di Jambi
Satgas Karhutla berhasil menangkap 22 orang pembakar hutan dan lahan./okezone.com

Nusantaratv.com - Tim Gabungan Satgas Karhutla Jambi berhasil menangkap 22 orang masyarakat yang diduga pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di aral konsesi PT REKI di desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi.

Mereka ditangkap tanpa perlawanan saat akan membuka lahan perkebunan dengan cara membakar hutan. Aksi mereka keburu diketahui oleh petugas saat hendak membakar hutan. Kapolres Batanghari M Santoso membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Ada 22 orang yang kita amankan. Mereka ini adalah warga pendatang,” tuturnya, Minggu (22/9/2019).

BACA JUGA : Ngeri! Langit Jambi Memerah!

Diawali dari informasi masyarakat yang mengatakan ada sejumlah orang sedang melakukan pembakaran hutan untuk membuka lahan baru. Informasi ini langsung ditindaklanjuti. Bersama pelapor, petugas Satgas Karhutla yang terdiri dari TNI, Polri dan masyarakat meluncur ke lokasi.

Kabut asap menghalangi jarak pandang para pengendara.(metro-online.co)

Beruntung, tidak ada perlawanan dari puluhan masyarakat yang sedang melakukan aksinya tersebut. Tidak hanya mereka yang diamankan, petugas juga menyita sejumlah barang bukti (BB). Mereka semua dibawa ke Polres Batanghari untuk ditahan.

“BB yang diamankan diantaranya, bibit tanaman kelapa sawit, beberapa unit mesin chainsaw merek New West, kayu bekas terbakar dan 4 buah derigen plastik bekas isi BBM,” tukas Santoso.

Diakui Santoso, sekitar pukul 20.00 WIB datang kurang lebih 30 orang warga lainya. Kedatangan mereka ini, katanya, menanyakan keluarganya yang ditahan. Tidak itu saja, mereka meminta agar salah seorang keluarganya yang ditahan dibebaskan.

BACA JUGA : Wilayah Terdampak Karhutla, BMKG Analisis Potensi Awan Hujan untuk Teknologi Modifikasi Cuaca

“Setelah dilakukan negosiasi dan dijelaskan, akhirnya masyarakat paham dan kembali ke rumah masing masing,” imbuh Santoso.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, saat ini ke 22 orang terduga pelaku pembakaran hutan dan lahan tersebut masih ditahan di Polres Batanghari.

Sumber: nasional.okezone.com



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0