Pemerintah Diminta Tetap Siapkan Pemberangkatan Calon Haji Sesuai Jadwal :: Nusantaratv.com

Pemerintah Diminta Tetap Siapkan Pemberangkatan Calon Haji Sesuai Jadwal

Pemerintah Harus Memastikan Keberangkatan Calon Jamaah Haji Tahun Ini.
Pemerintah Diminta Tetap Siapkan Pemberangkatan Calon Haji Sesuai Jadwal
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah diminta tetap mempersiapkan pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) Indonesia tahun ini sesuai jadwal.

Hal itu diperlukan agar calon jamaah haji siap ketika Pemerintah Arab Saudi memutuskan pelaksanaan Ibadah Haji pada Agustus mendatang.

"Pemerintah harus pastikan keberangkatan calon jamaah haji tahun ini. Dan pemerintah harus siapkan itu," kata Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad, usai Rapat Kerja virtual dengan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, dikutip dari laman dpr.go.id, Sabtu (16/5/2020).

Pemerintah, kata Achmad, tidak boleh berhenti melakukan kegiatan persiapan terkait keberangkatan jamaah haji, kendati dalam kondisi pandemi virus corona (COVID-19).

"Jangan sampai nanti ketika Pemerintah Arab Saudi mengumumkan tetap melaksanakan ibadah haji tahun ini, sementara kita tidak siap. Jangan sampai seperti itu," tuturnya.

Baca Juga: Wabah Virus Corona, Kemenag Siapkan 20 Video Serial Manasik Haji Online

Anggota Fraksi Partai Demokrat itu mengatakan, pemerintah tidak boleh lengah dalam persiapan keberangkatan jamaah haji ini. Seluruh persiapan harus dilakukan sebagaimana biasanya. Mulai persiapan penginapan jamaah, katering dan lainnya dengan pihak ketiga.

Guna mengantisipasi penundaan kegiatan ibadah haji, pemerintah disarankan untuk membuat kesepakatan dengan pihak penyedia jasa seperti hotel dan katering agar anggarannya bisa dialihkan ke tahun berikutnya.

"Jika nanti kegiatan haji ditunda, maka uangnya bisa dialihkan ke tahun berikutnya. Jadi uang itu tidak hangus," jelas Achmad.

Lebih lanjut, politisi dapil Riau I itu mengungkapkan, jika Pemerintah Arab Saudi harus meniadakan kegiatan haji tahun ini, maka Pemerintah Indonesia harus segera membangun komunikasi dengan berbagai negara lain agar mereka mau memberikan kuota hajinya ke Indonesia.

"Langkah yang harus dilakukan oleh pemerintah bisa dengan minta kuota haji negara-negara Asia dan Timur Tengah dan digunakan oleh kita. Soalnya jamaah haji  Indonesia mengalami antrian panjang," tukas Achmad.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0