Pemeran Video Seks Prabumulih Mengaku Diancam Disebar Video Payudaranya

Bermodal rekaman VCS, pelaku menyetubuhi korban
Pemeran Video Seks Prabumulih Mengaku Diancam Disebar Video Payudaranya
Pelajar SMA (Ilustrasi).

Jakarta, Nusantaratv.com - Video seks pelajar SMAN di Prabumulih, Sumatera Selatan beredar luas. Pemeran perempuan berinisial S yang merupakan siswi kelas IX, sementara pemeran laki-laki adalah F. Aksi tidak senonoh itu berlangsung di sebuah ruangan.

Aksi mesum bermula dari hubungan pacaran antara S dengan F. Keduanya saling mengenal melalui media sosial Facebook. 

Seiring berjalannya waktu, S dan F melakukan video call via WhatsApp. Kerap video call, lama kelamaan F meminta video call seks (VCS). F meminta S menunjukkan payudaranya saat video call. 

Lalu tanpa sepengetahuan S, video tersebut direkam F. Bermodal video syur itu, F menyetubuhi S.

"Kemudian itu direkam terlapor inisial F, kemudian bermodal itu terlapor memaksa S agar memenuhi keinginan untuk melakukan persetubuhan," ujar Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Abdul Rahman, Rabu (18/9/2019). 

F mengancam akan menyebarkan video yang menunjukkan payudara S, jika tak mau berhubungan seks dengannya. Karena takut, S lalu memenuhi keinginan F. 

"Jadi terlapor ini memaksa dan mengancam korban agar menuruti keinginannya, korban yang takut kemudian menuruti kemauan terlapor," kata dia. 

Atas itu, F dilaporkan ke polisi. Polisi hingga kini masih menyelidiki kedua kasus yakni penyebaran video, dan persetubuhan S dengan F. 

"Kami masih akan melakukan lidik untuk mengetahui kebenaran informasi itu, jadi sang ibu korban melaporkan anaknya masih dibawah umur disetubuhi," jelas Abdul. 

"Jika memang benar maka pelaku akan dikenakan pasal anak di bawah umur ancamannya berat 15 tahun penjara, ini masih kami lidik," imbuh dia.