Kamera GoPro di Toilet Kampus, PTKI Diminta Lakukan Pembenahan Serius

Kamaruddin Amin menyesalkan terjadinya pemasangan GoPro oleh oknum mahasiswa pada toilet wanita.
Kamera GoPro di Toilet Kampus, PTKI Diminta Lakukan Pembenahan Serius
Mahasiswa pasang kamera GoPro di toilet wanita kampusnya. (Gelora)

Jakarta, Nusantaratv.com - Seorang mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Negeri di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditetapkan sebagai tersangka karena memasang kamera GoPro di toilet wanita kampusnya.

Kelakuan mahasiswa berusia 19 tahun itu disesalkan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin. Dia meminta pihak kampus untuk mengambil langkah antisipasi guna memastikan peristiwa sejenis tidak terulang lagi.

Saya meminta kepada seluruh pimpinan PTKI agar menjadikan peristiwa yang menimpa salah seorang mahasiswa PTKI terkait pemasangan kamera dan HP dalam toilet kampus sebagai pelajaran berharga dan menjadikannya momentum untuk melakukan pembenahan internal secara serius, agar hal ini tidak terjadi lagi - ujar Kamaruddin, di Jakarta, Senin (11/11/2019). 

Kini, AA telah ditetapkan sebagai tersangka atas pemasangan kamera GoPro di toilet wanita kampusnya. Dia dijerat dengan Pasal 29 jo Pasal 4 Ayat 1 huruf D dan atau Pasal 35 jo Pasal 9 Undang-Undang (UU) Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Kamaruddin menegaskan pihaknya tidak mentolerir praktik kekerasan seksual. Menurutnya, seperti dilansir laman Kemenag, Senin (11/11/2019), beragam upaya telah dilakukan, salah satunya yakni menerbitkan Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual pada PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam). 

Pedoman ini penting bagi kami agar praktik-praktik kekerasan seksual ini bisa ditangani secara serius. Dan, saya minta agar seluruh pimpinan PTKI mengawal betul terhadap pedoman ini - lanjut Kamaruddin.

Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual pada PTKI tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5494 Tahun 2019.

Pedoman ini telah diedarkan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam sejak Oktober 2019. Dan, pimpinan kampus PTKI diminta untuk melakukan sosialisasi, penguatan, advokasi dan layanan atas pengaduan terhadap kasus-kasus kekerasan seksual di lingkungan PTKI.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0