Demi Temani Anak di Ruang Isolasi, Seorang Ibu Rela Terjangkit Virus Corona :: Nusantaratv.com

Demi Temani Anak di Ruang Isolasi, Seorang Ibu Rela Terjangkit Virus Corona

IY yang awalnya dinyatakan negatif virus corona (Covid-19), rela menemani sang buah hati yang dinyatakan positif
Demi Temani Anak di Ruang Isolasi, Seorang Ibu Rela Terjangkit Virus Corona
Foto: Ilustrasi seorang ibu muda menangis memeluk anaknya / Borneonews

Jakarta, Nusantaratv.com - Kasih sayang ibu kepada sang anak tiada batas. Begitulah yang dilakukan seorang ibu muda di Dumai, Provinsi Riau baru-baru ini.

Pasalnya, ia rela terjangkit virus corona agar bisa terus bersama anaknya yang lebih dulu dinyatakan positif wabah tersebut.

Kala itu sang ibu rela menemani anaknya yang berusia 2 tahun di ruang isolasi untuk memberikan dukungan dan kasih sayang selama anaknya menjalani perawatan hingga akhirnya ia pun dinyatakan positif virus corona (covid-19).

Kisah mengharukan itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Dumai, Zulkifli As, melalui Juru bicara, dr.Syaiful.

Ia mengatakan saat ini jumlah kasus virus corona di Dumai bertambah 1 orang sehingga total pasien positif virus corona (Covid-19) berdasarkan swab berjumlah 14 orang.

"Penambahan kasus ini merupakan kesedihan kita semua, karena pasien 14 positif berinisial IY yang merupakan Ibu dari balita pertama positif atau pasien 06," katanya.

"Tentunya ini menjadi kesedihan kami semua, melihat pengorbanan seorang ibu kepada anaknya," sambungnya.

Diakuinya, IY yang awalnya dinyatakan negatif virus corona (Covid-19), rela menemani sang buah hati yang dinyatakan positif, kasih sayang sang ibu ini perlu diapresiasi oleh pihaknya.

"Sang ibu sudah rela terpapar virus corona (covid-19) demi menemani sang anak yang masih balita. Saat itu sang ibu sudah menandatangani surat pernyataan bahwa ia akan menerima segala kosekuensi yang didapat saat menemani sang buah hatinya," sebutnya.

Syaiful mengaku, ikut prihatin dengan telah dinyatakanya sang ibu terpapar covid-19, dan pihaknya tetap bangga karena IY, merupakan sosok ibu yang begitu menyayangi sang anak.

"Begitulah kasih sayang ibu, ia rela mengorbankan nyawa sekalipun untuk sang buah hatinya, semoga mereka bisa cepat sembuh," harapnya.

‎Dirinya juga mengaku, IY yang merupakan positif baru ini, masuk ke dalam orang tanpa gejala, dalam artian pasien 14 tidak memiliki keluhan sakit atau semacamnya.

Ia menerangkan, tambahan 1 positif ini merupakan keluarga dari tenaga kesehatan berinisial T dan merupakan klaster Nakes Teladan, ‎dan kondisinya sehat tanpa gejala.

"Kondisi pasien 14 saat ini bisa dikatakan sehat. Bisa dikatakan tanpa gejala dan IY sudah disolasi sesuai protap, memang tidak ada gejala, sama halnya dengan anaknya yakni bayi 2 tahun atau pasien 06," pungkasnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0