Sinergi Instansi Satgas Pangan, Jaga Stabilitas Harga Bapok pada Nataru

Sinergi Instansi Satgas Pangan, Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Bapok Hadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020
Sinergi Instansi Satgas Pangan, Jaga Stabilitas Harga Bapok pada Nataru
Pedagang sayur di Pasar Tradisional/ Antara Foto-Akbar Nugroho

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus meningkatkan sinergi dengan instansi pemerintah lainnya, seperti satuan tugas (satgas) pangan dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan Barang Kebutuhan Pokok (Bapok) khususnya menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen Veri Anggrijono saat melakukan konferensi video dengan satgas pangan Polri di seluruh Indonesia dalam rangka pengecekan ketersedian komoditas pangan menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Kegiatan ini dilaksanakan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Sinergi untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan harus dilakukan, mengingat pangan merupakan komoditas penting dan strategis bagi kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi oleh pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama," ujar Veri.

Baca Juga: Kemendag Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Guna Kesiapan Bapok pada Nataru

Veri menyampaikan, perkembangan harga bapok pada Minggu I Desember 2019 relatif stabil bahkan cenderung turun untuk beberapa komoditas. Berdasarkan data BPS Minggu pertama Desember 2019, secara umum rata-rata nasional harga bapok dibanding bulan sebelumnya relatif stabil, bahkan turun untuk beberapa komoditas khususnya cabai. Secara nasional cabai merah turun 13,31% menjadi Rp 33.767/kg dan cabai rawit turun 15,51% menjadi Rp 34.582/kg.

Veri melanjutkan, komoditas yang mengalami kenaikan harga hanya telur ayam ras yang naik 7,86% menjadi Rp 25.143/kg di atas harga acuan Rp 23.000/kg. Kenaikan harga telur ditengarai akibat peningkatan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru. Sementara itu, harga bawang merah naik 6,56% menjadi Rp 29.892/kg. Kondisi ini merupakan penyesuaian harga menuju tingkat wajar sesuai dengan harga acuan bawang merah Rp 32.000/kg.

"Menjelang Natal dan Tahun Baru, perlu antisipasi untuk menjaga kecukupan pasokan dan harga bapok. Meskipun kenaikan permintaan pasar tidak sebesar saat puasa dan Lebaran, namun hal ini harus tetap diwaspadai untuk menjaga stabilitas harga bapok dan menjaga tingkat inflasi 2019 sesuai target, yaitu 3,5%," kata Veri.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0