Presiden Jokowi Instruksikan Ekspor Beras Januari Mendatang

Presiden Jokowi Menhimbau Mentan untuk Bersiap Ekspor Beras Tahun Depan
Presiden Jokowi Instruksikan Ekspor Beras Januari Mendatang
Presiden Jokowi bersama Wapres Ma'ruf Amin di Kantor Presiden, Jakarta/ Setkab

Jakarta, Nusantaratv.com - Terkait dengan stok beras yang melimpah, menurut Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Presiden Joko Widodo telah meminta dirinya untuk bersiap melakukan ekspor beras. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk tidak hanya melihat Indonesia, namun lebih kepada berbicara tentang impor saja.

"Tapi mulai tahun ini saya diperintahkan untuk mempersiapkan beras premium untuk mengekspor ke beberapa negara," ujar Mentan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Mengenai persiapan ekspor yang rencananya akan direalisasikan pada Januari mendatang, Mentan menyampaikan bahwa hal ini tentu saja dimulai dari bibit,  persiapan lahan, irigasi, teknis agara dapat bersaing, berkompetisi dengan beras-beras yang ada dari negara lain.

"Tentu ada diplomasi perdagangan, pertanian harus dimainkan dan Insya Allah saya sangat yakin perintah Presiden akan saya laksanakan dengan baik," kata Mentan.

Baca Juga: Mentan Pastikan Stok Beras Nasional pada Tahun Depan Melimpah

Adapun mengenai berapa jumlahnya, Mentan mengemukakan hal tersebut tentu di atas 100.000 ton sampai dengan 500.000 ton lebih. Menurut Mentan ini kan harus bisa karena kita punya alam bagus, punya kemampuan teknologi juga sudah cukup bagus. Oleh karena itu mungkin tinggal perdagangan.

"Saya kira ini pesan yang baik hari ini di akhir tahun untuk tahun depan insya Allah kita akan mulai ekspor beras," ujar Mentan optimistis.

Mengenai siapa yang melakukan ekspor, Mentan mengatakan kalau hal ini bisa dilakukan langsung oleh para pengusaha.

"Rasanya saya lebih bahagia kalau itu dilakukan oleh para pengusaha. Pengusaha daerah pun sekalipun mari. Sudah diinstruksi Presiden. Saya tinggal jalan nih, tinggal apa kebutuhan di sana, kita siapkan sesuai dengan kebutuhan yang ada secara teknis, siapa pun menjadi eksportirnya saya akan coba lakukan langkah yang ada," jelas Mentan.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0