Memasuki Usia 25 Tahun, BIMP-EAGA Fokus Pembangunan Daerah Terpencil

25 Tahun Kerja Sama BIMP-EAGA, Dorong Pembangunan Daerah Terpencil dan Perbatasan
Memasuki Usia 25 Tahun, BIMP-EAGA Fokus Pembangunan Daerah Terpencil
BIMP-EAGA/ Kemenko Perekonomian

Serawak, Nusantaratv.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus berupaya mendorong pembangunan di daerah terpencil dan perbatasan.

Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kemenko Perekonomian, Bobby Hamzar Rafinus yang mewakili Menko Perekonomian menyampaikan hal tersebut dalam rangkaian kegiatan Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).

Baca Juga: Begini Keseruan Presiden Jokowi Hadiri Pembukaan KTT Ke-34 ASEAN di Bangkok

“Tahun 2019 merupakan hari jadi kerja sama BIMP-EAGA ke-25 dan menjadi tonggak sejarah yang sangat penting bagi BIMP-EAGA dalam mendorong pembangunan di daerah tertinggal dan perbatasan,” ujar Bobby Hamzar dalam Pertemuan Tingkat Menteri ke-23 BIMP EAGA di Serawak, Malaysia, (24/11/2019).

Bobby menggarisbawahi perlunya kerja sama yang kuat dan terintegrasi untuk menghadapi perkembangan dunia yang berjalan cepat dan dinamis. 

Adapun kerja sama BIMP-EAGA perlu menemukan solusi yang efektif dengan melibatkan partisipasi dari pemerintah daerah maupun sektor swasta.  Fokus pada penerapan berbagai proyek yang berdampak luas pada kawasan pun perlu dilakukan.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0