Kemendag Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Guna Kesiapan Bapok pada Nataru

Kawal Kesiapan Bapok Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Kemendag Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Kemendag Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Guna Kesiapan Bapok pada Nataru
Ilustrasi Pasar Tradisional/ Istimewa

Manado, Nusantaratv.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) sigap mengawal kestabilan harga dan pasokan Barang Kebutuhan Pokok (Bapok) di berbagai daerah menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, termasuk di Manado, Sulawesi Selatan. 

Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar Sutriono Edi menegaskan, Kemendag akan melakukan upaya-upaya antisipasi dengan berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak-pihak terkait bapok di daerah guna mencegah terjadinya gejolak harga bapok menjelang akhir tahun.

Hal tersebut diungkapkan Edi dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kesiapan Bapok Menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2019 di Manado, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Menjelang Nataru, Kemendag Pastikan Harga Bahan Pokok di Bali Stabil

"Lebih dari dua tahun terakhir ini, Pemerintah telah berhasil menjaga harga dan pasokan bapok tetap stabil menjelang peringatan hari besar keagamaan nasional (HBKN). Kemendag berkomitmen melanjutkan kesuksesan tersebut dengan melakukan upaya-upaya antisipasi dengan berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak-pihak terkait bapok di daerah," ujar Edi.

Edi menjelaskan, Rakorda ini merupakan salah satu implementasi amanat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bapok di Jawa Timur pada 4 Oktober 2019. Pada kesempatan itu, Menteri Perdagangan telah memberikan tiga arahan kepada Pemerintah Daerah.

Pertama, untuk segera melakukan langkah antisipasi menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 sejak 2—3 bulan sebelumnya. Kedua, mewaspadai tantangan kondisi kekeringan ekstrim dengan pantauan langsung ke lapangan untuk mengetahui dampak dan proyeksi produksi pangan akibat kekeringan. 

Sedangkan yang ketiga, menjaga kelancaran pasokan ke masyarakat dan keterjangkauan harga di pasar dengan bekerja sama dengan satgas pangan. Hal ini dilakukan guna meminimalkan aksi-aksi spekulasi atau penimbunan yang mengganggu kelancaran pasokan bapok ke masyarakat.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0