Kemendag Harapkan DPR Setuju Bahas RUU Ratifikasi IA-CEPA di 2019

Percepat Implementasi, Kemendag Mengharapkan DPR Setuju Bahas RUU Ratifikasi IA-CEPA di 2019
Kemendag Harapkan DPR Setuju Bahas RUU Ratifikasi IA-CEPA di 2019
Sekjen Kemendag Oke Nurwan/ Ayobandung.com-Kavin Faza

Jakarta, Nusantaratv.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengungkapkan rancangan undang-undang (RUU) ratifikasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) sudah disiapkan. Rancangan RUU tersebut diharapkan dapat segera ditandatangani Menteri Perdagangan untuk disampaikan kepada Presiden dan kemudian dilanjutkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Pembuatan UU sebagai tindak lanjut ratifikasi IA CEPA adalah hasil kesepakatan Komisi VI DPR RI dengan Mendag yang diwakili Sekjen Kemendag usai menyelenggarakan Rapat Konsinyering dengan Kemendag mengenai pendalaman materi ratifikasi IACEPA di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Rapat Konsinyering tersebut merupakan tindak lanjut dari diskusi kelompok terarah dengan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan sebelumnya Raker antara DPR dengan Mendag Agus Suparmanto pada 18 November 2019.

Baca Juga: Komitmen Indonesia-Australia, Jaga Stabilitas dan Keamanan Kawasan

"DPR memberikan sinyal akan menyetujui RUU terkait ratifikasi IA-CEPA untuk ditandatangani tahun ini. Walaupun, catatan-catatan yang ditekankan anggota Komisi VI DPR RI pada FGD dan Konsinyering sebelumnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan menjadi acuan evaluasi implementasi IACEPA, khususnya terkait dengan strategi pemerintah dalam meningkatkan ekspor dan mengendalikan impor, serta keberpihakan pada UMKM di era pasar bebas ini," ujar Oke.

Pada kesempatan itu, Oke didampingi Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Arlinda dan jajaran Eselon II Kemendag terkait serta Ketua Juru Runding Indonesia untuk IA-CEPA Dedy Saleh.

Lebih lanjut, Oke menjelaskan, DPR RI akan mempercepat administrasi legal persetujuan ratifikasi IA-CEPA dalam bentuk RUU yang saat ini masih berada di pimpinan DPR untuk diserahkan kepada Presiden. Selanjutnya, Presiden akan menyampaikan surat dan draf RUU tersebut untuk disahkan dalam Rapat Paripurna DPR.

"Rencananya, DPR akan melaksanakan rapat finalisasi draf RUU tersebut bersama Kemendag dan instansi terkait lainnya sebelum paripurna," kata Oke.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0