Herpes Dapat Mengakibatkan Sembelit

Sembelit adalah suatu kondisi sulit buang air besar secara teratur, tidak bisa benar-benar tuntas, atau tidak bisa sama sekali.
Herpes Dapat Mengakibatkan Sembelit
Jangan sepelekan sembelit./shopback.co.id

Nusantaratv.com - Apa itu sembelit? sembelit adalah suatu kondisi sulit buang air besar secara teratur, tidak bisa benar-benar tuntas, atau tidak bisa sama sekali. Secara umum, seseorang bisa dianggap mengalami sembelit apabila buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu.

Walaupun termasuk penyakit yang umum, namun jika dalam tiga pekan tidak disembuhkan, berarti penyakit ini sudah kronis. Dampak lebih besarnya dapat mengakibatkan kanker usus besar.

Berbagai sebab dapat menyebabkan orang mengalami sembelit, mulai dari kurang minum air, kurang mengonsumsi serat, stres, depresi, dan lain-lain. Namun sebuah studi terbaru dari para peneliti di Yale University mengungkapkan adanya hubungan antara sembelit dan herpes.

Akiko Iwasaki, seorang profesor imunologi di Howard Hughes Medical Institute, memimpin penelitian terhadap tikus yang mengidap herpes simplex virus-1, penyebab paling umum dari penyakit herpes kelamin di Amerika Serikat.

Mereka melakukan studi ini karena penderita herpes kadang-kadang melaporkan adanya gejala yang tidak berhubungan seperti sembelit dan ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih. Selama ini mekanisme terjadinya gejala itu masih menjadi misteri dunia kedokteran.

Meskipun manusia merupakan satu-satunya inang alamiah bagi virus herpes simplex-1, beberapa pertanda tikus yang terkena infeksi virus menunjukkan gejala yang mirip, misalnya terjadinya infeksi kandung kemih.

Untuk melakukan studi ini para peneliti melacak penyakit ini saat berpindah melewati sistem saraf tepi yang terdiri dari bundel-bundel yang disebut ganglia. Dari sini, para ilmuwan mengamati penyakit ini saat memasuki sistem saraf yang terletak dalam saluran pencernaan.

Studi yang sudah diterbitkan dalam jurnal Cell Host & Microbe menunjukkan bahwa ketika penyakit memasuki saluran pencernaan, kemudian saraf-saraf di dalam usus besar mati. Kerusakan pada neuron di usus besar inilah yang menghambat gerakan makanan melewati saluran pencernaan.

Para peneliti mengatakan bahwa jika masalah ini dibiarkan tanpa perawatan, usus pasien bisa membesar. Akibatnya, pasien ini berisiko terkena infeksi atau terkena penyakit saluran pencernaan seperti colitis atau kanker usus.

“Temuan utama studi ini adalah adanya infeksi yang tak diharapkan pada saraf-saraf di dinding usus setelah terjadinya infeksi herpes,” ujar Iwasaki seperti dikutip EurekAlert.

“Anggota keluarga virus herpes yang lain, termasuk virus Epstein-Barr, virus cacar air dan cytomegalovirus (CMV) telah ditemukan dalam saraf pada usus orang yang menderita sembelit tanpa bisa dijelaskan sebabnya. Ketika dokter tidak bisa menjelaskan penyebab kondisi usus yang akut, satu hal yang harus dicermati adalah adanya infeksi virus,” papar Iwasaki.

Meskipun belum ada obat untuk herpes, tim peneliti mampu mencegah komplikasi parah dan mencegah kematian akibat sembelit dengan memberikan obat pencahar. Selain itu, ada beberapa obat rumahan yang bisa meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan meringankan sembelit tanpa memandang apa penyebab dari sembelit itu, misalnya karena tertular penyakit seksual, masalah saraf, atau hanya karena diet rendah serat.

Salah satu makanan yang bisa mengakhiri sembelit adalah pepaya karena buah ini mengandung papain yang dapat melunakkan tinja. Menambah porsi jumlah buah dan sayuran yang kaya serat juga disarankan untuk mengatasi sembelit. Namun, jangan terlalu berlebihan karena akan membuat perut kembung.

Selain itu, melakukan pemijatan lembut pada perut ketika sedang bersantai atau dalam keadaan perut yang tidak penuh juga bisa mengobati sembelit. Hal ini akan membuat kondisi perut Anda rileks dan tenang sehingga mampu mencerna makanan dengan baik.(beritagar.id)



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0