Begini Cerita Mohammad Furqon Divonis Mati Oleh Dokter

Dokter tak selamanya benar, ungkapan ini berdasarkan dari salah satu Pasien bernama Mohammad Furqon Asal India yang divonis dokter mati dan tidak bisa diselamatkan lagi.
Begini Cerita Mohammad Furqon Divonis Mati Oleh Dokter
Ilustrasi salah vonis pasien oleh dokter (foto: Hipwee)

Jakarta, Nusantaratv.com -Dokter tak selamanya benar, ungkapan ini berdasarkan dari salah satu Pasien bernama Mohammad Furqon Asal India yang divonis dokter mati dan tidak bisa diselamatkan lagi. 

Namun, ditengah perjalanan, Furqon masih menghebuskan nafas pertanda masih hidup. 

Mohammad Furqan, yang mengalami kejadian di atas. Awalnya Furqan, dilarikan ke rumah sakit swasta di India untuk menjalani perawatan oleh dokter setempat karena mengalami kecelakaan pada 21 Juni lalu.

Walau mengalami kondisi kritis, namun pihak keluarga terus berusaha melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan Furqaan meskipun biaya perawatan rumah sakit telah menguras tabungan keluarga.

Namun pada akhirnya, kala itu tim dokter menyatakan bahwa nyawa Furqan tidak bisa diselamatkan atau dengan kata lain Furqan dinyatakan meninggal oleh pihak dokter. Setelah mendapat kabar duka, maka pihak keluarga pun segera melakukan persiapan pemakaman.

Tapi setelah tubuh Furqan dibawa ke rumah oleh mobil ambulans, kakak laki-laki Furqaan begitu terkejut karena melihat Furqaan masih bisa menggerakkan tubuhnya. Melihat sang adik yang masih bergerak, sang kakak kemudian langsung memberitahukan para anggota keluarga lainnya.

Untuk memastikan apa yang mereka lihat, Furqaan kemudian langsung dibawa ke rumah sakit berbeda untuk diperiksa dokter lainnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, tim dokter menyatakan bahwa Furqaan masih hidup.

“Di tengah kesedihan kami berusaha mempersiapkan prosesi pemakamannya. Tapi beberapa dari anggota keluarga melihat tubuhnya bergerak, tepatnya di bagian tulang. Kami langsung membawa Furqaan ke Rumah Sakit Ram Manohar Lohia dan dokter bilang ia masih hidup. Di rumah sakit sebelumnya kami telah membayar USD10000, dan ketika kami mulai kehabisan uang pihak rumah sakit bilang Furqaan telah meninggal,” ungkap sang kakak, sebagaimana dikutip Odditycentral, Selasa (9/7/2019).

Sementara itu, dokter di Rumah Sakit Ram Manohar Lohia mengatakan kepada media setempat, bahwa Furqan memang dalam kondisi kritis tapi bisa dipastikan ia belumlah meninggal. Sebab denyut nadi, aliran darah, bahkan refleks dari Furqaan masih berfungsi.

Kasus aneh seperti ini akhirnya menyorot perhatian banyak media di India. Hingga akhirnya pihak berwenang setempat dipaksa untuk melakukan investigasi terbuka, menyelidiki bagaimana pihak rumah sakit swasta tersebut menghandle kejadian seperti yang dialami Furqaan.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0