Tak Mampu Urus PPDB Sistem Zonasi di Depok, Pejabat Ini Dimutasi

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi tingkat SMA/SMK Negeri di Kota Depok masih berjalan.
Tak Mampu Urus PPDB Sistem Zonasi di Depok, Pejabat Ini Dimutasi
Suasana antre untuk melakukan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDBDB) di SMA Negeri 1, Jalan Nusantara Raya, Kecamatan Pancoranmas, Depok, Jawa Barat. (Foto: jabar.pojoksatu.id)
Untitled Document

Jakarta, Nusantaratv.com - Namun sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi tingkat SMA/SMK Negeri ini, tak semua pejabat mampu mengurus dengan baik.

Seperti yang terjadi pada Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCDP) Wilayah II Jawa Barat, Dadang Ruchyat yang membawahi SMA/SMK di Kota Depok, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor. Dia dicopot jabatannya dan dimutasi.

Belum diketahui pasti alasan pencopotan dan mutasi ini. Namun Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) sudah menggantikan posisi Dadang dengan Aang Karyana dari Kepala Seksi Pengelolaan Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan.

Dadang sendiri dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala UPTD Pengujian dan Penerapan Mutu Produk Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan.

Menurut Ridwan Kamil, tujuan dari rotasi dan mutasi itu adalah mengakselerasi pembangunan di Jawa Barat. Dia memastikan rotasi dan mutasi pejabat Eselon III di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat telah melalui pertimbangan matang dan dilakukan secara sobjektif.

“Kami melaksanakan sebuah metode yang lebih objektif dengan menempatkan The Man on the Right Place. Yaitu sebuah metode dengan review dari kolega. meminta masukan dari kolega yang setara bawahan dan atasan. Nah, ini jauh lebih objektif karena keseharian mereka akan dipantau,” kata Ridwan melansir jabar.pojoksatu.id, Kamis (4/7/2019)