Pemerintah Kebut Penyusunan Rancangan RAN PAUD HI 2020-2024

Kemenko PMK mengadakan Rakor Penyusunan Rancangan Rencana Aksi Nasional Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif 2020-2024
Pemerintah Kebut Penyusunan Rancangan RAN PAUD HI 2020-2024
Rakor penyusunan RAN PAUD HI 2020-2024 di Kantor Kemenko PMK, Jakarta/ KemenkoPMK.go.id
Untitled Document

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengadakan Rapat Koordinasi Penyusunan Rancangan Rencana Aksi Nasional Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (RAN PAUD HI) 2020-2024.

Rakor tersebut dihadiri oleh perwakilan kementerian/lembaga (k/l) terkait, diantaranya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Agama, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik, KOMPAK, UNICEF, dan lainnya.

Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sartono menekankan bahwasanya seluruh kementerian/lembaga terkait harus bekerja sama dalam rangka menyusun rancangan RAN PAUD HI 2020-2024. Sehingga demikian, harapannya, RAN PAUD HI 2020-2024 dapat disahkan pada bulan Januari 2020, bertepatan saat pengesahan Rencana Pembangunan Jangka Menangah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“RAN PAUD bukan hanya persoalan pendidikan, melainkan integrasi antara pendidikan, kesehatan, pengasuhan yang komprehensif. Pastikan bahwa di setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu PAUD yang sudah mencakup semuanya,” ujar Agus di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Sementara itu, Asisten Deputi PAUD, Dikdas, dan Dikmas Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri menambahkan bahwa ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan RAN PAUD HI 2020-2024. Pertama, perkembangan anak (termasuk perkembangan otaknya) pada awal Kehidupan yang ditentukan oleh lingkungan. Kedua, hak anak yang dalam kondisi vurnerable and marginalized.

Ketiga, yang juga menggembirakan, PAUD HI sudah masuk di RPJMN teknokratik 2020-2024 tepatnya di BAB IV pada angka 4-5 yaitu peningkatan tata kelola pembangunan pendidikan, strategi pembiayaan, dan peningkatan efektivitas pemanfaatan anggaran pendidikan. Pada poin f, peningkatan koordinasi lintas sektor dan antar tingkatan pemerintahan dalam penguatan PAUD HI.

“Karena sudah masuk di RPJMN, tentu ini menjadi tugas berat bagi kita semua untuk mengawal sekaligus menjalankan RAN PAUD HI dengan sebaik-baiknya. Harapan kita, RAN PAUD HI 2020-2024 yang kita buat bisa menjadi acuan bagi pemerintah kabupaten/kota untuk RAN PAUD HI di tingkat daerah,” kata Femmy.