Elysia Widyadhari, Mahasiswa Keperawatan Unpad Termuda Berusia 15 Tahun

Calon mahasiswa Unpad Program Studi Ilmu Keperawatan ini dulunya mengikuti kelas percepatan sejak SMP hingga SMA
Elysia Widyadhari, Mahasiswa Keperawatan Unpad Termuda Berusia 15 Tahun
Elysia Widyadhari jadi mahasiswa keperawatan Unpad di usia 15 tahun. (Dok. Humas Unpad)

Jakarta, Nusantaratv.com - Di antara ribuan mahasiswa baru progrm Sarjana Universitas Padjadjaran (Unpad) tahun akademik 2019/2020 jalur SBMPTN yang mengikuti registrasi administratif, tercatat nama Elysia Widyadhari.

Ia merupakan mahasiswa termuda karena usianya baru 15 tahun 9 bulan. Remaja putri asal Tangerang Selatan (Tangsel), Banten itu, dulunya mengikuti kelas percepatan sejak SMP hingga SMA. 

Ia mengaku menjadi siswa kelas percepatan adalah keinginannya sendiri. "Saya suka belajar cepat begitu, maksudnya kalau masih bisa lari kenapa harus jalan. Tidak ada paksaan, sih," ujar Elysia, dalam keterangannya di situs resmi Unpad, yang dikutip pada Kamis (15/8/2019).

Saat ditanya tentang alasannya memilih Program Studi Ilmu Keperawatan, Elysia mengaku sudah tertarik pada dunia kesehatan sejak SMA. Ada keinginan untuk menjadi seorang relawan di bidang kesehatan saat menjadi mahasiswa nanti.

"Keperawatan menarik juga. Di prodi Ilmu Keperawatan ini, saya juga bisa mengembangkan jiwa sosial saya," lanjutnya.

Dara kelahiran 16 Oktober 2003 itu mantap ingin aktif selama kuliah. Bukan hanya dunia akademik, tetapi juga di kegiatan kemahasiswaan. Guna mengamalkan ilmunya, Elysia juga ingin menjadi relawan untuk bidang kesehatan dan kemanusiaan.

"Ingin coba aktif di organisasi, di kampus atau di luar kampus. Saya ingin juga ikut kegiatan-kegiatan seperti volunteer di bidang kesehatan atau kemanusiaan," tambah Elysia.

Dinyatakan diterima di Unpad lewat jalur SBMPTN merupakan hadiah terbesar bagi Elysia. Ia mengaku sempat gagal masuk perguruan tinggi impiannya pada jalur seleksi lain. Kendati sempat gagal, ia optimistis untuk tidak pernah menyerah.

"Kejar saja apapun mimpinya, tidak apa-apa kalau gagal, saya juga pernah ditolak berkali-kali kok. Kalau gagal, ubah strateginya bukan mimpinya," tukas Elysia.