Pelaku Pembunuhan Dengan Modus Tawarkan ML Ditangkap di Asahan

Riko mengungkapkan bahwa dari pengakuan ketiganya, mereka sudah beraksi sebanyak 4 kali, namun baru pada korban yang terakhir mereka membunuhnya.

Asahan, Nusantaratv.com-Kematian remaja berinisial REF (18) yang tewas dengan luka 42 tusukan di Kabupaten Deliserdang akhirnya terungkap. Ketiga pelaku diantaranya seorang wanita berhasil ditangkap polisi di Kabupaten Asahan.  

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan, pelaku merupakan sepasang kekasih berinisial YP (23) dan YF (17) serta remaja berinisil AR (15).

"Pelaku berinisial YF yang berteman dengan korban di Facebook berperan memancing korban dengan modus mengajak berhubungan badan. Sebelum menghabisi nyawa korban, ketiga tersangka menyusun rencana di sebuah warnet, tepatnya di Kecamatan Sunggal pada Senin (2/11)," ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Sabtu (7/11/2020).

Selanjutnya, YF dan korban sepakat berjumpa di Diski, Kecamatan Sunggal. Ternyata di sana juga ada YP. Saat itu YF mengenalkan ke korban, kalau YP temanya yang hendak pulang satu arah denganya. Korban lalu membonceng kedua tersangka.

Baca juga: Sosok Pembunuh Aktor Eddie Hassell Akhirnya Terungkap

"YP dan YF berboncengan tiga menaiki sepeda motor korban dengan alasan menuju kos YF," terang Riko.

YF lalu mengarahkan korban agar melintasi Jalan Pertanian, Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal. Tiba di TKP tersangka YP langsung menikam korban dengan menggunakan pisau di bagian leher, sehingga korban terjatuh.

Tersangka YP dan YF saat itu juga ikut terjatuh. Selanjutnya tersangka AR yang ditugaskan stand by di lokasi, datang dan memegangi korban. Lalu YP menikam korban berulang kali di bagian pundak belakang dengan pisau, dan tersangka AR juga menusuk tubuh korban berulang kali dengan obeng.

"Setelah korban tewas, YP dan AR menyeret korban ke sebuah ladang jambu. Mereka lalu menngambil barang milik korban seperti HP merk Xiaomi Note 4 dan sepeda motor CBR 150 warna putih," ujar Riko.

Usia membunuh mereka buron ke Kabupaten Asahan. Pada Kamis (5/11), di bawah pimpinan Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, pelaku berhasil diringkus.

Riko mengungkapkan bahwa dari pengakuan ketiganya, mereka sudah beraksi sebanyak 4 kali, namun baru pada korban yang terakhir mereka membunuhnya.

Atas perbuatanya para tersangka dikenakan pasal 340 Subs Pasal 338 Subs Pasal 365 ayat 3 dari KUHPidana. Ancaman hukumanya mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun penjara.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK