Risiko Terbakar, GM Tarik 68.677 Chevrolet Bolt EV

NHTSA Membuka Penyelidikan Awal Terhadap Chevrolet Bolt EV Setelah Laporan Tiga Kendaraan Itu Mengalami Insiden Kebakaran.
Adiantoro - Otomotif,Sabtu, 14-11-2020 12:35 WIB
Risiko Terbakar, GM Tarik 68.677 Chevrolet Bolt EV
Chevrolet Bolt EV 2020. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - General Motors Co mengatakan mereka menarik sekitar 68.677 unit Chevrolet Bolt Electric (EV) di seluruh dunia karena risiko kebakaran. Dilaporkan ada lima kebakaran dan luka ringan terkait permasalahan ini.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (14/11/2020), penarikan kembali (recall) Chevrolet Bolt EV produksi 2017-2019 dengan baterai tegangan tinggi yang diproduksi di Ochang, fasilitas dari LG Chem Ltd Korea Selatan (Korsel).

Bulan lalu, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) membuka penyelidikan awal terhadap Chevrolet Bolt EV setelah laporan tiga kendaraan itu mengalami insiden kebakaran.

GM mengatakan kendaraan menimbulkan risiko kebakaran saat diisi hingga kapasitas penuh, atau hampir penuh. Produsen mobil asal Detroit, Michigan, Amerika Serikat (AS) itu, mengatakan telah mengembangkan software yang akan membatasi pengisian kendaraan hingga 90 persen dari kapasitas penuh untuk mengurangi risiko, sekaligus menentukan perbaikan akhir yang sesuai.

Kami bekerja sama sepanjang waktu untuk menerapkan perbaikan terakhir secepat mungkin setelah tahun pertama - kata Kepala Insinyur Eksekutif untuk Chevrolet Bolt EV, Jesse Ortega.

Di sisi lain, LG Chem mengungkapkan akan bekerja sama dengan GM guna mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

Kami akan bekerja sama dengan GM dan dengan tulus melanjutkan penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran - terang LG Chem.

NHTSA mengatakan pemilik Bolt harus memarkir mobil mereka di luar dan jauh dari rumah hingga kendaraan mereka diperbaiki, karena penarikan baru untuk risiko kebakaran. Penarikan kembali tersebut termasuk 50.932 kendaraan Bolt di AS.

Cedera karena menghirup asap dilaporkan dalam insiden Maret 2019 di Belmont, Massachusetts. Sebuah baut terbakar di jalan masuk dan pemilik mengatakan asap kuat meresap ke rumah selama kebakaran tiga jam yang membutuhkan pembersihan profesional.

Pemiliknya juga melaporkan jika mereka menderita sakit kepala karena terkena asap. Sedangkan diler akan memperbarui software aki kendaraan mulai pekan depan. Selain Bolt EV, kendaraan listrik lainnya juga menghadapi risiko kebakaran.

Bulan lalu, Hyundai Motor Co mengeluarkan penarikan kembali terhadap hampir 77.000 Kona EV di seluruh dunia, yang mengatakan kemungkinan kerusakan pada sel baterai meningkatkan risiko korsleting atau kebakaran.

Kendaraan yang terkena dampak penarikan kembali Hyundai juga menggunakan sel baterai LG Chem, yang diproduksi di pabrik pemasok di Nanjing, Cina. LG Chem sendiri membantah adanya kerusakan sel, tapi mengatakan sedang bekerja dengan Hyundai terkait permasalahan ini.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0